Cina Gagal ke Piala Dunia, Apa Kata Lippi?

Ardi Mandiri

Rabu, 06 September 2017 | 23:37 WIB
Cina Gagal ke Piala Dunia, Apa Kata Lippi?
Pelatih Timnas Cina Marcello Lippi. STR / AFP

Suara.com - Kegagalan China, yang telah merintis timnya selama berbulan-bulan di bawah asuhan Marcello Lippi, di kualifikasi Piala Dunia 2018 pada Selasa (5/9) telah meninggalkan kebanggaan atas reputasinya secara mendalam, namun hal tersebut berhasil dipulihkan.

Bagi sebuah negara dengan ambisi untuk menjadi kekuatan utama dalam olahraga ini, ada hal positif yang harus dipetik sekaligus perasaan tentang apa yang mungkin terjadi saat perjuangan mereka berakhir dengan kemenangan 2-1 atas tuan rumah Piala Dunia 2022 Qatar.

Dalam pertandingan itu, anak asuhan Lippi tertinggal satu gol dan harus bermain dengan 10 orang. Tetapi mereka berhasil berjuang kembali meraih kemenangan berkat serangan yang dibangun Xiao Zhi dan Wu Lei. Namun China gagal untuk melaju ke babak play-off hanya dengan tertinggal satu poin.

Kemenangan tersebut merupakan yang ketiga dalam lima pertandingan dengan hanya kalah satu kali dari Iran di Teheran yang akhirnya menjadi juara grup.

"Sekarang, lihat kembali, kami pantas mendapat kemenangan dalam pertandingan melawan Qatar walau bagai harus memukul kayu sebanyak tiga kali dan menghadapi kiper mereka yang luar biasa," kata Lippi tentang hasil imbang 0-0 dengan tim Negara Teluk itu di Kunming pada bulan November yang merupakan debutnya sebagai pelatih China.

"Dan juga ada pertandingan imbang melawan Suriah di mana kami memimpin sampai menit terakhir. Kami kehilangan empat poin dalam dua pertandingan ini. Jika kami memilikinya, kami akan lolos sebagai runner-up di grup," ujarnya.

Hasil imbang dengan Suriah tersebut terjadi pada bulan Juni saat tendangan bebas Ahmad Al Salih di injury time memberi poin penting bagi tim asuhan Ayman Hakeem yang menempatkan mereka di posisi ketiga dalam grup dan berkesempatan menjalani laga play-off melawan Australia.

Pria Italia dapat menjelaskan bagaimana insiden dalam dua pertandingan itu secara spesifik menunjukan seberapa jauh dia membawa tim tersebut melaju daripada meratapi kegagalan menyeluruh tim nasional sepak bola China.

Sebelum kedatangan Lippi sebagai pengganti Gao Hongbo pada bulan November tahun lalu, tim nasional terlihat lesu.

Satu-satunya penampilan China Piala Dunia terjadi pada tahun 2002 dan sejak mencapai final Piala Asia 2004, negara tersebut dalam bahaya tergelincir ke dalam penyimpangan sepak bola.

Ledakan pengeluaran yang baru-baru ini dilakukan oleh klub-klub Liga Super China membuat olahraga ini kembali menonjol, namun tetap saja tim nasional mereka terus "lemas".

China nyaris mengamankan satu tempat di fase terakhir kualifikasi Asia untuk Piala Dunia yang pertama kali dicapai sejak 2002, namun dengan hanya satu poin dari empat pertandingan pembukaan mereka di bawah Gao, semua harapan kualifikasi hilang sebelum Lippi tiba.

Dengan sepuluh poin dari enam pertandingan selanjutnya, bagaimanapun, telah membuat penggemar China bertanya apa yang mungkin terjadi jika Lippi mengambil alih tim lebih awal, meski pelatih berusia 69 tahun itu tidak mempunyai waktu untuk melakukan hipotesis.

"Tidak ada 'bagaimana jika' dalam sepak bola," katanya.

"Apa yang kita saksikan adalah perbaikan tim China, baik dalam kualitas dan poin. Anda bisa tahu dari pertandingan ini," ujar dia.

"Ketika saya mengambil alih, kami hampir tidak memiliki harapan untuk lolos sama sekali. Akan tetapi kami berjuang sampai akhir dan saya harap kami terus membaik sehingga kami dapat memperoleh hasil bagus di Piala Asia," tutur dia.

Piala Asia di Uni Emirat Arab pada awal 2019 akan menjadi ujian besar berikutnya bagi China dan mereka sepertinya akan bersikap positif mengenai harapan mereka bersama Lippi karena tetap menangani tim tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menang 3-1 atas Bulgaria, Belanda Buka Harapan ke Piala Dunia

Menang 3-1 atas Bulgaria, Belanda Buka Harapan ke Piala Dunia

Bola | Senin, 04 September 2017 | 04:48 WIB

Tanpa Messi, Argentina Tak Berkutik di Bolivia

Tanpa Messi, Argentina Tak Berkutik di Bolivia

Bola | Rabu, 29 Maret 2017 | 07:42 WIB

Cina Lolos ke Kualifikasi Akhir Piala Dunia 2018

Cina Lolos ke Kualifikasi Akhir Piala Dunia 2018

Bola | Rabu, 30 Maret 2016 | 08:22 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×