Suara.com - Guru menyampaikan pelajaran kepada siswa di bawah pohon karena gedung kelas mereka rusak di SDN Jarak, Desa Golo Mori, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, NTT, Rabu (9/9/2026).
Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sebanyak 1.931 satuan pendidikan telah kembali menggelar kegiatan belajar mengajar dengan diikuti 171.476 murid setelah sempat diliburkan pascagempa bumi di Flores.
Pembelajaran di wilayah terdampak dilakukan dengan menyesuaikan kondisi sekolah. Sejumlah satuan pendidikan menggunakan ruang kelas darurat, sementara lainnya menerapkan pembelajaran jarak jauh untuk memastikan kegiatan belajar tetap berjalan.
Pemerintah juga memprioritaskan revitalisasi sekolah yang rusak akibat gempa. Pendataan kerusakan terus dilakukan sebagai dasar menentukan kebutuhan perbaikan, termasuk pembangunan kembali ruang belajar agar murid dapat belajar dengan aman. [ANTARA FOTO/Gecio Viana/app/nym]