Bepotensi Bentrok, PSIM Yogyakarta-PSS Sleman Tetap Satu Kotak

Syaiful Rachman | Adie Prasetyo Nugraha
Bepotensi Bentrok, PSIM Yogyakarta-PSS Sleman Tetap Satu Kotak
Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono. [Suara.com/Adie Prasetya Nugraha]

Kedua tim akan bersaing di wilayah timur.

Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator tetap menempatkan PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman ke dalam wilayah timur. Meski pertemuan kedua tim tersebut berpotensi menimbulkan bentrok suporter dari kedua kesebelasan.

Sebelumnya, digabungkannya PSIM dan PSS ke dalam satu wilayah itu menimbulkan kontroversi. Manejemen kedua kesebelasan sempat melayangkan protes karena berada dalam satu wilayah.

Namun, dalam manajer meeting Liga 2 diputuskan tidak ada perubahan pembagian wilayah. Baik PSIM dan PSS Sleman tetap di wilayah timur.

"Pembagian Liga 2 ini ada dua bagian, Barat dan Timur. Tadi juga sudah kami putuskan bahwa PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman tetap satu grup di wilayah Timur," kata Direktur Utama PT LIB Berlinton Siahaan, Senin (16/4/2018).

"Semua pertandingan fase penyisihan akan digelar dengan sistem kandang tandang," tambahnya.

Sementara itu, Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono berharap Liga 2 bisa berjalan dengan lancar dan mencapai target yang telah ditentukan oleh PSSI dan PT LIB.

"PT LIB telah lakukan persiapan dengan baik, klub juga respon baik. Ini terobosan baru, PSSI ingin proses Liga 2 ini menjawab keinginan kami, yaitu menyampaikan profesional. Mudah mudahan saat kick off nanti bisa berjalan dengan baik," ujar Joko Driyono.

Liga 2 akan mulai kick off pada 23 April 2018. Di mana Persis Solo melawan Semen Padang akan menjadi partai pembuka di Stadion Manahan Solo.

 

loading...
loading...
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS