Heboh Kasus Match Fixing, Ma'ruf Amin: Manajemen PSSI Perlu Diperbaiki

Bangun Santoso, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 29 Desember 2018 | 12:13 WIB
Heboh Kasus Match Fixing, Ma'ruf Amin: Manajemen PSSI Perlu Diperbaiki
Maruf Amin (kanan) di sela-sela acara Istighosah Doa Bersama Untuk Korban Tsunami Selat Sunda, di halaman Pondok Pesantren Malnu, Menes, Pandeglang, Banten, Sabtu (29/12/2018). (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01, Maruf Amin mengaku kecewa adanya kasus pengaturan skor pertandingan atau match fixing di sepakbola tanah air. Ia sangat menyayangkan munculnya mafia sepakbola di tengah seretnya prestasi.

"Saya kecewa sekali, kalau memang ada pengaturan skor itu. Di saat kita ingin sepakbola Indonesia itu punya prestasi, pembinaan yang tepat yang melahirkan pesepakbola yang profesional seperti di negara-negara lain, kok malah ada pengaturan skor ini," ujar Maruf Amin di sela-sela acara Istighosah Doa Bersama Untuk Korban Tsunami Selat Sunda, di halaman Pondok Pesantren Malnu, Menes, Pandeglang, Banten, Sabtu (29/12/2018).

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu menilai kasus pengaturan skor yang terjadi di Liga 2 dan Liga 3 dapat mengorbankan masa depan pemain serta masa depan sepakbola Indonesia.

"Saya kira itu sangat mengecewakan menurut saya," kata dia.

Karena itu, Maruf Amin menyarankan perlunya perbaikan manajemen di tubuh PSSI.

"Saya kira manajemennya diperbaiki, mentalnya, sportivitasnya, supaya bola itu sportif, yang menang ya menang, yang kalah yang kalah, berdasarkan kepada kemampuan dan strategi yang diterapkan. Saya bilang kalau pemainnya pintar, pelatihnya cerdas, yaitu kemudian sepakbola itu akan menarik. Tetapi kalau menangnya karena pengaturan skor itu menghancurkan, mengecewakan," tandasnya.

Sebelumnya, Satgas Anti Mafia Bola sudah bergerak cepat menangkap para terduga pelaku pengaturan skor yang terjadi di Liga 2 dan Liga 3.

Sudah ada empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka, setelah adanya laporan dari mantan manajer klub Liga 3 Persibara Banjanegara, Laskmi Indrayani.

Mereka yang ditangkap adalah Priyanto (mantan anggota Komisi Wasit PSSI), Anik Yuni Artika Sari (wasit futsal), Johar Lin Eng (Anggota Exco PSSI), dan Dwi Irianto alias Mbah Putih (anggota non aktif Komdis PSSI).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Video Ma'ruf Amin Diedit Jadi Sinterklas, Begini Sikap Ulama Banten

Video Ma'ruf Amin Diedit Jadi Sinterklas, Begini Sikap Ulama Banten

News | Sabtu, 29 Desember 2018 | 11:33 WIB

Larang Fakhri Datang ke Acara Talkshow, Sekjen PSSI Ogah Komentar

Larang Fakhri Datang ke Acara Talkshow, Sekjen PSSI Ogah Komentar

Bola | Sabtu, 29 Desember 2018 | 11:05 WIB

Ulama dan Kiai di Banten Gelar Salat Gaib untuk Korban Tsunami

Ulama dan Kiai di Banten Gelar Salat Gaib untuk Korban Tsunami

News | Sabtu, 29 Desember 2018 | 09:36 WIB

Kasus Match Fixing, Satgas Anti Mafia Bola Akan Panggil Ketum PSSI?

Kasus Match Fixing, Satgas Anti Mafia Bola Akan Panggil Ketum PSSI?

Bola | Sabtu, 29 Desember 2018 | 05:05 WIB

Diperiksa Kasus Match Fixing, Johar Bakal Didampingi Komite Hukum PSSI

Diperiksa Kasus Match Fixing, Johar Bakal Didampingi Komite Hukum PSSI

Bola | Sabtu, 29 Desember 2018 | 01:00 WIB

Terkini

MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman

MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 17:39 WIB

Dukung Ketahanan Energi Nasional Pertamina dan Toyota Perkuat Kolaborasi

Dukung Ketahanan Energi Nasional Pertamina dan Toyota Perkuat Kolaborasi

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:33 WIB

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:30 WIB

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 17:16 WIB

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:12 WIB

Sikapi Situasi di Sukoharjo, Ahmad Luthfi Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Ketenteraman

Sikapi Situasi di Sukoharjo, Ahmad Luthfi Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Ketenteraman

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:03 WIB

Relativitas Albert Einstein: Mengubah Cara Manusia Memahami Ruang dan Waktu

Relativitas Albert Einstein: Mengubah Cara Manusia Memahami Ruang dan Waktu

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:00 WIB

IHSG Anjlok Parah Tembus Level 4.900, 624 Saham Luluh Lantak!

IHSG Anjlok Parah Tembus Level 4.900, 624 Saham Luluh Lantak!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:57 WIB

×