Kesedihan Penggawa Chelsea Iringi Kepergian Fabregas

Syaiful Rachman
Kesedihan Penggawa Chelsea Iringi Kepergian Fabregas
Cesc Fabregas meninggalkan arena pertandingan di menit 85 saat Chelsea menghadapi Nottingham Forest di putaran ketiga Piala FA, 5 Januari 2018 [AFP]

Fabregas kabarnya akan bergabung dengan AS Monaco.

Suara.com - Cesc Fabregas dipastikan tidak akan menghabiskan musim ini bersama Chelsea. Pemain 33 tahun itu, dikabarkan akan menghabiskan musim 2018/19, bersama AS Monaco.

Kepergian Fabregas diakui David Luiz sebagai sebuah pukulan keras bagi semua penggawa Chelsea. Baginya, kehilangan Fabregas, berarti hilangnya pemain hebat di kubu The Blues.

Luiz mengaku Fabregas sudah mengucapkan salam perpisahan kepada rekan-rekannya di kamar ganti usai Chelsea mengalahkan Nottingham Forest 2-0 di ajang Piala FA.

"Kami mendengarkan pidato (perpisahan), kemudian kami berterima kasih dan memeluknya (Fabregas)," ujar Luiz.

"Banyak gelar diraihnya bersama klub ini (Chelsea). Bermain dengan pemain kelas dunia yang memiliki teknik luar biasa, akan selalu menjadi kenangan manis," sambungnya.

"Ini sangat menyedihkan bagi kami. Kami berharap yang terbaik baginya karena dia memang pantas mendapatkan yang terbaik. Rasanya begitu emosional, bukan hanya baginya tapi bagi semua orang. Dia adalah salah satu pemain terbaik yang pernah merumput di Inggris, semua orang mengetahuinya."

"Kehilangan pemain, pribadi seperti dirinya tentu sangat menyedihkan. Tapi kita harus menerima dan memberikan applus baginya. Karena dia pantas mendapatkannya."

Cesc Fabregas meninggalkan arena pertandingan di menit 85 saat Chelsea menghadapi Nottingham Forest di putaran ketiga Piala FA, 5 Januari 2018 [AFP]
Cesc Fabregas meninggalkan arena pertandingan di menit 85 saat Chelsea menghadapi Nottingham Forest di putaran ketiga Piala FA, 5 Januari 2018 [AFP]

Laga antara Chelsea vs Nottingham Forest di putaran ketiga Piala FA yang berlangsung pada 5 Januari kemarin, merupakan pertandingan terakhir Fabregas bersama The Blues. Dalam laga itu Fabregas ditarik keluar di menit 85, digantikan oleh N'Golo Kante.

Usai pertandingan, Fabregas melambaikan tangan ke arah suporter sambil menitikkan air mata. Diyakini hal itu merupakan penghormatan terakhir mantan pemain Barcelona dan Arsenal itu bagi para pendukung The Blues.

Rumor menyebut jika Fabregas sebenarnya berat meninggalkan Stamford Bridge. Akan tetapi hal itu harus dilakukan demi kebaikan klub.

Sebagaimana diketahui, kehadiran manajer Maurizio Sarri membuat grafik penampilan Fabregas terjun bebas. Jarang diberikan kesempatan bermain, tercatat Fabregas baru 15 kali turun membela The Blues di semua kompetisi musim ini.

Itupun dengan waktu bermain yang terbatas. Enam kali turun di Liga Inggris musim ini, Fabregas baru satu kali tampil penuh di liga. Sisanya, dia hanya menjadi pemain pengganti atau digantikan.

Di bawah asuhan Sarri, di Liga Inggris, Fabregas baru mencatatkan 175 menit pertandingan dari 21 pekan. Jumlah tersebut sangat timplang jika melihat peran Fabregas di bawah asuhan Antonio Conte, di mana musim lalu dia melahap 2310 menit dari 32 pertandingan Liga Inggris.

"Sulit kehilangan pemain seperti dia, karena dia adalah salah satu pemain terbaik dunia. Tapi kami harus memahami jika ini semua adalah bagian dari proses. Jika ini adalah yang terbaik baginya, maka kami harus mengerti," pungkas Luiz.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS