Jelang Hadapi Timnas U-18 Myanmar, Fakhri Husaini Soroti Strategi Lawan

Rendy Adrikni Sadikin, Muhammad Ilham Baktora

Senin, 19 Agustus 2019 | 10:21 WIB
Jelang Hadapi Timnas U-18 Myanmar, Fakhri Husaini Soroti Strategi Lawan
Pelatih Timnas Indonesia U-18 Fakhri Husaini (kiri) memberikan arahan kepada pemainnya saat latihan di Lapangan Becamex Binh Duong, Vietnam, Selasa (13/8/2019). Indonesia akan menghadapi Myanmar pada laga terakhir penyisihan Grup A Piala AFF U-18 2019 di Vietnam. ANTARA FOTO/Yusran Uccang

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-18, Fakhri Husaini memprediksi strategi Timnas Myanmar U-18 akan berubah saat menghadapi Garuda Nusantara pada perebutan juara ketiga Piala AFF U-18 di Stadion Thong Nhat, Ho Chi Minh City, Vietnam, Senin (19/8/2019) pukul 16.30 WIB.

Harapan Indonesia menjuarai Piala AFF U-18 2019 harus terhenti di semifinal. Menghadapi rivalnya, Malaysia, Garuda Muda keok dengan skor 3-4. Sehingga Bagus Kahfi dan kawan-kawan harus puas bertarung merebutkan posisi ketiga di kompetisi terkait.

Bertemu Myanmar kedua kalinya, pelatih Garuda Nusantara, Fakhri Husaini memprediksi tim lawan bakal mengubah strateginya. Hal itu terlihat saat skuat asuhan Soe Myat Min bertarung dengan Australia. Meski dikandaskan dengan skor 1-2 oleh Australia, Fakhri tetap mewaspadai ancaman Myanmar.

Pesepakbola Timnas Indonesia U-18, Beckham Putra Nugraha (tengah) berusaha melewati dua pesepakbola Myanmar Naung Soe (kanan) dan Khun Kyaw (kiri) pada laga Grup A Piala AFF U-18 2019 di Thong Nhat Stadium, Ho Chi Minh City, Vietnam, Rabu (14/8/2019) petang WIB. [ANTARA FOTO/Yusran Uccang]
Pesepakbola Timnas Indonesia U-18, Beckham Putra Nugraha (tengah) berusaha melewati dua pesepakbola Myanmar Naung Soe (kanan) dan Khun Kyaw (kiri) pada laga Grup A Piala AFF U-18 2019 di Thong Nhat Stadium, Ho Chi Minh City, Vietnam, Rabu (14/8/2019) petang WIB. [ANTARA FOTO/Yusran Uccang]

"Myanmar tak ubahnya saat kita bertemu di penyisihan babak Grup A. Yang saya lihat, mereka mengubah sedikit taktik saat melawan Australia. Secara menyeluruh, lawan kami tetap dengan strategi menekan. Mereka juga bermain militan, organisasi pertahanannya bagus dan pemainnya tak mudah dikalahkan," ungkap dia seperti dikutip dari laman resmi PSSI.

"Menghadapi Myanmar tak jauh berbeda dengan pertandingan sebelumnya. Saya berharap pemain dapat memberi yang terbaik untuk meraih kemenangan di laga terakhir ini," ungkap pelatih 54 tahun tersebut.

Meski kalah dari Malaysia pada peringatan HUT Indonesia ke 74, Sabtu (17/8/2019), Fakhri meminta pemain tak terlalu lama larut dalam kekecewaan.

"Saya sudah memberi semangat kepada pemain agar tak terlalu lama bersedih. Selain itu dua catatan kami setelah pertandingan melawan Malaysia telah kami perbaiki, yakni fisik dan mental psikis mereka. Selanjutnya permainan maksimal harus mereka tunjukkan menghadapi Myanmar," pungkas Fakhri.

Terpisah, kala menghadapi Myanmar di penyisihan Grup A, Garuda Nusantara hanya bermain imbang dengan skor 1-1.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagal ke Final Piala AFF, Timnas Indonesia U-18 Fokus Lawan Myanmar

Gagal ke Final Piala AFF, Timnas Indonesia U-18 Fokus Lawan Myanmar

Bola | Minggu, 18 Agustus 2019 | 22:40 WIB

Kalah dari Malaysia, Brylian Aldama Enggan Terpuruk

Kalah dari Malaysia, Brylian Aldama Enggan Terpuruk

Bola | Minggu, 18 Agustus 2019 | 09:05 WIB

Australia ke Final, Timnas Indonesia U-18 Akan Kembali Jumpa Myanmar

Australia ke Final, Timnas Indonesia U-18 Akan Kembali Jumpa Myanmar

Bola | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 21:55 WIB

Terkini

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 19:10 WIB

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:06 WIB

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:03 WIB

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 18:53 WIB

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:51 WIB

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 18:50 WIB

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 18:49 WIB

×