Otavio Dutra Dipulangkan dari Timnas, Persebaya Protes Keras ke PSSI

Reky Kalumata, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 30 Agustus 2019 | 10:59 WIB
Otavio Dutra Dipulangkan dari Timnas, Persebaya Protes Keras ke PSSI
Selebrasi pemain timnas Indonesia Otavio Dutra usai menjebol gawang Persika Karawang pada laga uji coba di stadion Pakansari, Bogor, Minggu (25/8/2019). (Dok PSSI)

Suara.com - Persebaya Surabaya melakukan protes kepada PSSI terkait pemulangan pemain mereka Otavio Dutra dari pemusatan latihan timnas Indonesia. Dutra dipulangkan lantaran administrasi naturalisasinya masih belum selesai.

Pemulangan tersebut disampaikan oleh PSSI melalui surat tertanggal 28 Agustus 2019. Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria.

Terkait hal ini, Persebaya disebutkan mengalami beberapa kerugian. Padahal, sebelum Dutra dipanggil ke tim nasional pada 22 Agustus lalu, telah disampaikan bahwa proses naturalisasi sang pemain belum beres.

Pesepak bola Persebaya Surabaya Otavio Dutra (tengah) melakukan selebrasi usai mencetak gol saat menghadapi Persidago Gorontalo pada pertandingan babak 16 besar leg kedua Piala Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (23/2/2019). Dalam pertandingan tersebut Persebaya Surabaya mengalahkan Persidago Gorontalo dengan skor akhir 7-0. ANTARA FOTO/Moch Asim
Pesepak bola Persebaya Surabaya Otavio Dutra (tengah) melakukan selebrasi usai mencetak gol saat menghadapi Persidago Gorontalo pada pertandingan babak 16 besar leg kedua Piala Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (23/2/2019). Dalam pertandingan tersebut Persebaya Surabaya mengalahkan Persidago Gorontalo dengan skor akhir 7-0. ANTARA FOTO/Moch Asim

Persebaya bermaksud meminjam Otavio Dutra lebih dahulu sebelum bergabung ke pemusatan latihan timnas Indonesia, untuk menghadapi Persija Jakarta, pada 24 Agustus lalu. Namun, PSSI tidak mengizinkannya.

Hal hasil, pemain kelahiran Brasil tersebut tidak bisa tampil saat Persebaya melawan Persija di Stadion Gelora Bung Tomo. Pertandingan tersebut pun berkesudahan dengan skor 1-1.

"Persebaya sangat menyesalkan soal ini. Padahal dari awal, saat Dutra dipanggil ke timnas, sudah kita sampaikan bahwa proses naturalisasi belum selesai. Entah mengapa federasi tetap ngotot memanggil. Alhasil, kami tak bisa memakai tenaga Dutra saat lawan Persija," kata Sekretaris tim Persebaya, Ram Surahman dalam rilis yang diterima suara.com.

"Kejadian tersebut, menujukkan pengelolaan PSSI khususnya timnas Indonesia sama sekali tak profesional. Sangat merugikan klub dan terkesan semaunya," ia menambahkan.

Kerugian tidak sampai di situ, Persebaya yang menyumbangkan empat pemain ke tim nasional yaitu Otavio Dutra, Ruben Sanadi, Hansamu Yama, dan Irfan Jaya, bermaksud meminjam salah satu punggawanya untuk pertandingan melawan Bhayangkara FC, Sabtu (31/8/2019).

Menurut kesepakatan di awal, Ram menyebutkan bahwa tim berhak meminjam satu pemain yang dipanggil ke tim nasional, jika ada lebih dari tiga orang yang dipanggil. Kesepakatan tersebut juga dituliskan oleh PSSI saat Persebaya memohon pemainnya terlambat bergabung ke pemusatan latihan tim nasional.

baca juga

Namun, Persebaya yang memohon meminjam Ruben Sanadi untuk melawan Bhayangkara FC dapat jawaban berbeda. PSSI justru malah mengirimkan surat pemulangan Otavio Dutra yang dari awal sudah diberitahu bahwa administrasi naturalisasi masih belum selesai.

"Surat ini, dikirim sehari setelah kita minta izin memakai Ruben Sanadi untuk memperkuat Persebaya guna bisa turun lawan Bhayangkara FC. Harusnya ini mudah, karena di surat sebelumnya PSSI menyatakan bahwa apabila empat pemain dipanggil timnas maka klub bisa mempertahankan satu pemain dan baru bergabung maksimal H-4 jelang pertandingan resmi timnas," jelas Ram.

"Ada beberapa klub yang empat pemainnya dipanggil yakni persebaya, Madura United dan Bali United. Nah, saat surat sudah dikirim, yang datang surat pemulangan Otavio Dutra ini," ia menambahkan.

Terkait masalah ini, Bajul Ijo --julukan Persebaya-- merasa sangat dirugikan. Oleh karenanya, Persebaya bakal mengkaji keikutsertaan mereka dalam program PSSI ke depan, yaitu sepak bola putri.

"Kejadian ini sangat merugikan klub dan disadari atau tidak, meremehkan klub sebagai tulang penyangga utama timnas. Untuk itu, Persebaya saat ini mengkaji ulang keikutsertaan dalam salah satu program PSSI yakni sepak bola putri," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Top Skor Piala AFF 2026: Posisi Mitchell Baker Terancam Digeser Pemain Naturalisasi Malaysia

Daftar Top Skor Piala AFF 2026: Posisi Mitchell Baker Terancam Digeser Pemain Naturalisasi Malaysia

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51 WIB

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:14 WIB

Doa Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia Jelang Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026

Doa Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia Jelang Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:18 WIB

Menerka Siasat Licik Vietnam Hentikan Mitchell Baker: Tekel Brutal atau Sikutan?

Menerka Siasat Licik Vietnam Hentikan Mitchell Baker: Tekel Brutal atau Sikutan?

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:54 WIB

FIFA vs UEFA: Infantino Dituduh 'Suap' Rp598 M ke 211 Federasi, Termasuk PSSI?

FIFA vs UEFA: Infantino Dituduh 'Suap' Rp598 M ke 211 Federasi, Termasuk PSSI?

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:45 WIB

Digilas 5-1 Pelatih Kamboja Malah Sebut Singapura Lebih Kuat dari Timnas Indonesia

Digilas 5-1 Pelatih Kamboja Malah Sebut Singapura Lebih Kuat dari Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:36 WIB

Miro Baldo Bento Striker Ganas Timnas Indonesia Kelahiran Timor Leste, Apa Kabarnya Sekarang?

Miro Baldo Bento Striker Ganas Timnas Indonesia Kelahiran Timor Leste, Apa Kabarnya Sekarang?

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:07 WIB

Justin Hubner Dilarang Fortuna Sittard Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026,

Justin Hubner Dilarang Fortuna Sittard Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026,

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:32 WIB

Berangkat Pagi Ini, Berikut daftar 23 Pemain Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026

Berangkat Pagi Ini, Berikut daftar 23 Pemain Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:23 WIB

Rekor 14 Tahun Terancam Buyar, Mental Jadi Titik Lemah Vietnam Jelang Duel vs Timnas Indonesia

Rekor 14 Tahun Terancam Buyar, Mental Jadi Titik Lemah Vietnam Jelang Duel vs Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:11 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×