Begini Cara Unik Liga Primer Inggris Lawan Isu Rasisme

Angga Roni Priambodo, Muhammad Ilham Baktora

Minggu, 20 Oktober 2019 | 16:38 WIB
Begini Cara Unik Liga Primer Inggris Lawan Isu Rasisme
Reaksi striker Chelsea Tammy Abraham setelah gagal melakukan eksekusi penalti dalam adu penalti melawan Liverpool di Piala Super Eropa. OZAN KOSE / AFP

Suara.com - Terdapat hal menarik pada gelaran Liga Primer Inggris musim 2019/20. Panitia penyelenggara baru-baru ini meluncurkan desain bola dengan tulisan 'No Room For Racism'. Hal itu ramai diperbincangkan di jejaring sosial Instagram dan Twitter.

Isu pelecehan rasisme kembali mencuat akhir-akhir ini. Bahkan persoalan tersebut tengah hangat diperbincangkan di gelaran sepak bola Inggris dan sempat memanas di Liga Italia saat Romelu Lukaku diteriaki suporter Cagliari dengan suara kera.

Menanggapi isu tersebut penyelenggara Liga Primer Inggris meluncurkan desain bola yang tak biasa. Beberapa bagian bola tersebut tertulis No Room For Racism (tak ada tempat untuk rasisme). Hal itu dianggap sebagai upaya perlawanan terhadap beberapa pemain sepak bola yang mendapat pelecehan tersebut.

Penyelenggara Liga Primer Inggris meluncurkan desain bola anti rasisme untuk memerangai isu pelecehan rasis pemain bola di jejaring sosial. (Instagram/@skysports)
Penyelenggara Liga Primer Inggris meluncurkan desain bola anti rasisme untuk memerangai isu pelecehan rasis pemain bola di jejaring sosial. (Instagram/@skysports)

Dikutip dari Skysports, rencananya bola tersebut bakal digunakan selama dua pekan ke depan pada gelaran sepak bola kasta tertinggi Inggris. Bola tersebut sudah digunakan saat Everton vs West Ham, Sabtu (19/10/2019).

Sebelumnya, penyerang Chelsea, Tammy Abraham menjadi pemain pertama di musim ini yang mendapat perlakuan rasisme. Pasalnya, Tammy dituding menjadi penyebab kekalahan Chelsea karena gagal mengeksekusi tendangan penalti pada perebutan Piala Super Eropa kontra Liverpool. The Blues kalah 4-5.

Setelah Tammy, nama seperti Paul Pogba, Marcus Rashford serta yang paling baru, gelandang Leicester City, Hamza Choudhury juga mendapat pelecehan rasis di jejaring sosial. Dengan demikian, komitmen memerangai rasisme muncul, tak hanya penyelenggara kompetisi, sejumlah klub-klub Inggris juga melakukan hal yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Morgan: Media Sosial Perparah Rasisme dalam Sepak Bola

Morgan: Media Sosial Perparah Rasisme dalam Sepak Bola

Bola | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 16:18 WIB

Soal Rasisme Suporter Bulgaria, Ini Tanggapan Para Pemain Inggris

Soal Rasisme Suporter Bulgaria, Ini Tanggapan Para Pemain Inggris

Bola | Selasa, 15 Oktober 2019 | 09:46 WIB

Kecewa atas Insiden Lukaku, Ini Ungkapan Eto'o untuk Perangi Rasisme

Kecewa atas Insiden Lukaku, Ini Ungkapan Eto'o untuk Perangi Rasisme

Bola | Kamis, 19 September 2019 | 13:35 WIB

Terkini

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

×