Persebaya Raih Kemenangan Perdana dalam 8 Laga Terakhir, Aji Santoso Lega

Rully Fauzi
Persebaya Raih Kemenangan Perdana dalam 8 Laga Terakhir, Aji Santoso Lega
Pelatih kepala Persebaya Surabaya, Aji Santoso (tengah). [Laman resmi Persebaya]

Persebaya Surabaya menang atas PSM Makassar dengan skor 3-2.

Suara.com - Persebaya Surabaya sukses mengalahkan sang tamu, PSM Makassar 3-2 dalam laga tunda pekan ke-26 Liga 1 2019 yang dihelat di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (14/11/2019) petang.

Ini adalah kemenangan pertama Persebaya dalam delapan laga terakhir mereka di Liga 1 2019. Tak ayal, pelatih Persebaya Aji Santoso pun mengaku lega, terlebih pasukannya kali ini bermain kandang di Balikpapan, alih-alih di Surabaya.

Kemenangan sendiri diraih Persebaya dengan cara yang cukup dramatis. Persebaya sempat unggul 3-1, namun tim tamu bangkit di menit-menit akhir.

Setelah menipiskan ketertinggalan lewat gol Amino Balde pada menit ke-80, PSM bahkan mendapat penalti pada menit ke-88.

Beruntung bagi tim tuan rumah, sepakan bintang PSM Marc Klok digagalkan kiper Persebaya, Miswar Saputra.

"Kami sangat bersyukur bisa mendapat poin tiga, saya pribadi sangat lega akhirnya Persebaya kembali ke jalur kemenangan," tutur Aji Santoso di laman resmi Liga 1.

"Yang kita semua tahu juga komposisi pemain agak sedikit darurat karena beberapa pemain absen," sambung legenda hidup sepakbola Tanah Air tersebut.

Aji memang kehilangan sejumlah pemain kuncinya. Hansamu Yama absen karena akumulasi kartu, sedangkan Otavio Dutra dipanggil Timnas Senior Indonesia.

Sementara itu, Rachmat Irianto dan Osvaldo Haay harus membela panji Timnas Indonesia U-22.

Meskipun menang, Aji tetap memberi sejumlah catatan bagi anak-anak asuhnya. Pelatih berusia 49 tahun tersebut menyoroti dua gol PSM yang bersarang di gawang Persebaya. Menurutnya, kedua gol itu harusnya bisa dipreventif.

"Gol pertama (PSM -- yang dicetak Rizky Pellu pada menit ke-39) seharusnya pemain ada reaksi cepat untuk antisipasi," sesal Aji.

"Gol kedua sudah saya tekankan untuk ada duel, tetapi sudah kami antisipasi karena Amido Balde memiliki badan yang tinggi," pungkas eks juru taktik Persela Lamongan dan PSIM Yogyakarta itu.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS