Simalakama Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Bakal Jatuhkan Sanksi Berat

Galih Prasetyo

Senin, 02 Maret 2026 | 22:36 WIB
Simalakama Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Bakal Jatuhkan Sanksi Berat
Ilustrasi Iran mundur dari Piala Dunia 2026 [Suara.com]
baca 10 detik
  • Spekulasi mundurnya Iran dari Piala Dunia 2026 muncul setelah adanya serangan militer AS-Israel ke negara tersebut.
  • Timnas Iran terancam denda minimal $275.000 hingga $550.000 plus wajib mengembalikan dana partisipasi $12 juta.
  • Pengganti Iran di Piala Dunia 2026 berpotensi jatuh kepada Irak atau Uni Emirat Arab berdasarkan mekanisme FIFA.

Suara.com - Isu mundurnya Iran dari Piala Dunia 2026 memicu spekulasi besar usai serangan militer AS-Israel ke negara tersebut.

Jika benar-benar menarik diri, Timnas Iran terancam sanksi finansial jutaan dolar dari FIFA.

Mengacu regulasi resmi turnamen, setiap tim yang sudah lolos ke putaran final namun memutuskan mundur wajib membayar denda dan mengembalikan dana yang telah diterima untuk persiapan serta partisipasi.

Berdasarkan Pasal 6.2 regulasi kompetisi, setiap asosiasi anggota yang mundur paling lambat 30 hari sebelum laga pertama fase final akan dikenai denda minimal 250.000 franc Swiss atau sekitar 275.000 dolar AS.

Namun, jika pengunduran diri dilakukan dalam kurun waktu kurang dari 30 hari sebelum kick-off 11 Juni 2026, maka dendanya naik dua kali lipat menjadi minimal 550.000 dolar AS.

Live Malam Ini! Link Streaming Drawing Piala Dunia 2026, Bakal Ada Grup Neraka [Instagram]
Live Malam Ini! Link Streaming Drawing Piala Dunia 2026, Bakal Ada Grup Neraka [Instagram]

Keputusan akhir terkait sanksi akan berada di tangan Komite Disiplin FIFA.

Tak hanya denda, Iran juga wajib mengembalikan dana yang telah dikucurkan FIFA. Federasi Sepak Bola Dunia memberikan dana persiapan sebesar 1,5 juta dolar AS dan dana partisipasi 10,5 juta dolar AS.

Artinya, total dana yang harus dikembalikan mencapai 12 juta dolar AS atau setara lebih dari Rp190 miliar belum termasuk denda tambahan.

Jika ditotal dengan sanksi maksimal, potensi kerugian Iran bisa menembus angka lebih dari Rp200 miliar.

baca juga

Tak berhenti di situ, Pasal 6.7 regulasi membuka peluang FIFA menjatuhkan sanksi tambahan. Hukuman tersebut bisa berupa larangan tampil di kompetisi internasional mendatang.

Iran sendiri telah memastikan tiket ke putaran final dan bahkan memilih Kino Sports Complex di Tucson, Amerika Serikat, sebagai base camp latihan. Mereka dijadwalkan menghadapi Selandia Baru, Belgia, dan Mesir di fase grup.

Namun pernyataan Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, belakangan memunculkan keraguan soal partisipasi tim berjuluk Team Melli tersebut.

Jika Iran benar-benar mundur, FIFA akan menentukan mekanisme pengganti. Dua negara yang berpotensi diuntungkan adalah Irak dan Uni Emirat Arab.

Irak sebelumnya mengamankan tempat di play-off antarbenua, sementara UEA finis di posisi ketiga zona kualifikasi.

Kontributor: M.Faqih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada

Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada

News | Senin, 02 Maret 2026 | 22:28 WIB

Kemenkeu Ungkap Efek Perang AS-Israel-Iran ke Ekonomi RI

Kemenkeu Ungkap Efek Perang AS-Israel-Iran ke Ekonomi RI

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 22:01 WIB

China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran

China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 21:46 WIB

Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran

Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 21:41 WIB

Empat Kapal Pertamina Tertahan di Timur Tengah saat Perang AS dan Israel vs Iran Berkecamuk

Empat Kapal Pertamina Tertahan di Timur Tengah saat Perang AS dan Israel vs Iran Berkecamuk

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 21:41 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×