Dipecundangi Tim Divisi Tiga, Simeone Sadar Bisa Saja Dipecat Atletico

Rully Fauzi
Dipecundangi Tim Divisi Tiga, Simeone Sadar Bisa Saja Dipecat Atletico
Gestur pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone pada laga babak 32 besar Copa del Rey kontra Cultural Leonesa di Estadio Reino de Leon, Jumat (24/1/2020) dini hari WIB. [CESAR MANSO / AFP]

Atletico Madrid disingkirkan tim divisi tiga di babak 32 besar Copa del Rey 2019/2020.

Suara.com - Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone menyadari jika dirinya bisa dipecat usai klub berjuluk Los Colchoneros tersingkir secara tragis di babak 32 besar Copa del Rey musim ini.

Bertandang ke Estadio Reino de Leon yang merupakan markas dari klub Segunda Division B alias klub divisi tiga Spanyol, Cultural Leonesa pada Jumat (24/1/2020) dini hari WIB, Atletico Madrid menyerah dengan skor 1-2 dan masuk kotak.

Atletico Madrid unggul 1-0 terlebih dahulu pada menit ke-62 lewat gol Angel Correa, namun tuan rumah mampu menyamakan skor lewat Julen Castaneda, sebagaimana gol tersebut membawa laga ini berlanjut ke extra-time.

Nah, di babak perpanjangan waktu ini, Leonesa berhasil mencetak gol tambahan via Sergio Benito Crujera pada menit ke-108 yang rupanya menjadi gol kemenangan buat tim gurem tersebut.

Well, tak heran jika kekalahan ini langsung jadi headline di Spanyol. Simeone pun memberi respons, dengan pelatih berjuluk El Cholo itu mengaku bertanggung jawab penuh atas hasil memalukan ini.

"Saya sadar jika saya bisa saja dipecat. Hasil ini (kekalahan lawan Leonesa) bisa saja membangun sesuatu yang berujung pada pemecatan saya. Tak ada pelatih yang tak mungkin dipecat pada era sepakbola modern seperti sekarang," tutur Simeone seperti dimuat Tribal Football.

"Namun, itu tak akan berpengaruh buat saya. Saya akan tetap fokus, tetap profesional. Satu yang pasti, saya masih punya semangat tinggi untuk terus bekerja setiap harinya. Itu tetap sama seperti saat hari pertama saya melatih klub ini," celoteh entrenador berusia 49 tahun asal Argentina itu.

"Tentu saya sedih, saya juga tidak akan mau keluar di babak sekarang (tersingkir di babak 32 besar Copa del Rey 2019/2020). Tapi, saya punya tim yang penting dan hasilnya pasti akan hadir. Kita lihat di akhir musim nanti," sesumbarnya.

Setelah menukangi sederet klub di Argentina dan sempat juga membesut klub Italia Catania, Simeone didaulat sebagai pelatih Atletico Madrid pada 2011 silam.

Sejak saat itu Simeone, yang juga pernah membela panji Atletico sebagai pemain pada 1994-1997, sukses mempersembahkan masing-masing satu gelar La Liga Spanyol, Copa del Rey dan Piala Super Spanyol, serta dua gelar Liga Europa plus dua Piala Super Eropa untuk Los Colchoneros sebagai pelatih.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS