Satgas Antimafia Bola Awasi Rekruitmen Timnas U-20 dari Pemain Titipan

Pebriansyah Ariefana | Muhammad Yasir | Suara.com

Selasa, 11 Februari 2020 | 13:55 WIB
Satgas Antimafia Bola Awasi Rekruitmen Timnas U-20 dari Pemain Titipan
Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono (tengah) didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana (kanan) memberikan keterangan pers terkait diaktifkannya kembali Satgas Antimafia Bola Tahap III di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono menyampaikan Satgas Antimafia Bola Jilid III turut bertugas mengawasi proses rekruitmen Tim Nasional usia 20 tahun. Di samping tugas utama mereka mengawasi dan memonitor pertandingan pada Liga I, Liga II, dan Liga II yang sebentar lagi akan dihelat.

Gatot menuturkan tugas tambahan Satgas Antimafia Bola Jilid III itu dilakukan dalam rangka persiapan Piala Dunia U20 Tahun 2021 yang digelar di Indonesia. Sehingga, dia berharap dengan adanya pengawasan dari Satgas Antimafia Bola Jilid III nantinya akan menghasilkan susunan pemain Timnas Indonesia U20 yang memang berkompeten.

"Makanya tambahan tugas daripada Satgas Antimafia Bola ini nanti juga akan mengawasi dan memonitor perekrutan daripada atlet-atlet sepakbola untuk (Timnas) Usia 20 dalam rangka persiapan Piala Dunia Tahun 2021," kata Gatot saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (11/2/2020).

Gatot lantas menjelaskan bahwa Satgas Antimafia Bola Jilid III di 11 wilayah di Indonesia. Menurut Gatot Satgas Antimafia Bola Jilid III itu pun turut berkoordinasi dengan kementerian/ lembaga terkait seperti PSSI, Kemenpora, Pengurus Klub, dan POM TNI.

"Kita sinergi, kita semakin menguatkan untuk mewujudkan sepak bola kita yang betul-betul bersih, bermartabat, berprestasi," katanya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Kepala Satgas Antimafia Bola Jilid III, Brigadir Jenderal Polisi Hendro Pandowo menyampaikan bahwa tugas tambahan dalam mengawasi proses rekruitmen Timnas U20 itu berdasar instruksi Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz. Adapun, tujuannya yakni semata-mata guna menciptakan susunan pemain yang memang berdasar kompetensi bukan 'titipan'.

"Perintah Pak Kapolri dan perintah Pak Menpora. Sehingga kita koordinasi dengan ketua PSSI bagaimana bentuknya. Yang jelas monitoring pengawasan biar bentuk pemain-pemain yang handal kompetensinya bukan karena titipan," kata Hendro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awasi Liga Indonesia 2020, Satgas Antimafia Bola Jilid III Diaktifkan

Awasi Liga Indonesia 2020, Satgas Antimafia Bola Jilid III Diaktifkan

Foto | Selasa, 11 Februari 2020 | 13:54 WIB

Dugaan Pengaturan Skor, Manajemen Persikasi Suap Wasit Rp 12 Juta

Dugaan Pengaturan Skor, Manajemen Persikasi Suap Wasit Rp 12 Juta

Bola | Kamis, 28 November 2019 | 18:06 WIB

Dugaan Pengaturan Skor Persikasi vs Perses, Satgas Cokok 6 Tersangka

Dugaan Pengaturan Skor Persikasi vs Perses, Satgas Cokok 6 Tersangka

Bola | Kamis, 28 November 2019 | 13:53 WIB

Laga Kalteng Putra Vs Persela Terindikasi Pengaturan Skor, 9 Orang Dicokok

Laga Kalteng Putra Vs Persela Terindikasi Pengaturan Skor, 9 Orang Dicokok

Bola | Senin, 28 Oktober 2019 | 15:51 WIB

Terkini

Pelatih Belanda Bingung Disinggung Soal Paspoorgate Bisa Berdampak Besar Bagi Pemain Indonesia

Pelatih Belanda Bingung Disinggung Soal Paspoorgate Bisa Berdampak Besar Bagi Pemain Indonesia

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 13:28 WIB

Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal

Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 13:17 WIB

Intip Gol Dahsyat Luke Vickery, Striker Idaman John Herdman Segera Gabung Timnas Indonesia?

Intip Gol Dahsyat Luke Vickery, Striker Idaman John Herdman Segera Gabung Timnas Indonesia?

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 11:54 WIB

Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara

Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 11:26 WIB

Penantian Berbuah Manis, Dia Syayid Jalani Debut Emosional Bersama Persija

Penantian Berbuah Manis, Dia Syayid Jalani Debut Emosional Bersama Persija

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 11:20 WIB

Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak

Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 11:13 WIB

Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli

Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 11:03 WIB

Jelang Lawan Sporting CP, Mikel Arteta: Kami Tidak Punya Rasa Takut

Jelang Lawan Sporting CP, Mikel Arteta: Kami Tidak Punya Rasa Takut

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 10:55 WIB

Raphinha Murka, Barcelona Merasa Dirampok Wasit Saat Disingkirkan Atletico Madrid

Raphinha Murka, Barcelona Merasa Dirampok Wasit Saat Disingkirkan Atletico Madrid

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 10:40 WIB

Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions

Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB