Menanti Efek Bruno Fernandes di Laga Club Brugge Vs Manchester United

Syaiful Rachman
Menanti Efek Bruno Fernandes di Laga Club Brugge Vs Manchester United
Pemain Manchester United Bruno Fernandes mencoba menghalau bola yang dilepaskan pemain Chelsea dalam pertandingan Liga Inggris yang digelar di Stamford Bridge, 17 Februari 2020. [AFP]

Kehadiran Bruno Fernandes mulai berdampak pada performa Manchester United.

Suara.com - Jumat (21/2/2020) dini hari WIB, Manchester United akan melakoni leg pertama babak 32 besar Liga Europa. Di fase gugur tersebut, tim berjuluk Setan Merah akan menghadapi wakil Belgia, Club Brugge.

Usai menghajar Chelsea di Stamford Bridge di ajang Liga Inggris akhir pekan kemarin, Manchester United pastinya akan datang dengan kepercayaan diri tinggi. Formasi pemain, yang akan diturunkan manajer Ole Gunnar Solskjaer pun sepertinya tidak akan berbeda jauh dari pertandingan di Stamford Bridge. Termasuk menempatkan Bruno Fernandes di posisi second striker.

Sebagaimana diketahui, Bruno Fernandes baru merapat ke Old Trafford pada akhir Januari 2020. Pertandingan kontra Club Brugge pun menjadi pertandingan ketiganya bersama Setan Merah, sekaligus laga pertamanya bersama United di kancah Eropa.

Dilansir The Express, kehadiran pemain 25 tahun itu sudah memberi dampak besar di Old Trafford. Dampak kehadiran mantan Sporting CP itupun kembali diharapkan Solskjaer di markas Club Brugge, Jumat dini hari nanti.

Laga debut Bruno Fernandes, Manchester United ditahan imbang 0-0 oleh Wolves. (Foto: AFP)
Laga debut Bruno Fernandes, Manchester United ditahan imbang 0-0 oleh Wolves. (Foto: AFP)

Berikut catatan performa Bruno Fernandes dalam mengumpan, menyerang dan bahkan bertahan seperti dikutip Antara dari The Express.

Mengumpan

Fernandes disebut-sebut mirip Paul Scholes dalam hal memberikan umpan akurat dan dia sudah membuktikannya saat menghadapi Wolves dan Chelsea.

Melawan Wolves dia menuntaskan 64 dari 78 umpan atau rata-rata 82 persen. Dia berusaha melepaskan 18 umpan pada sepertiga terakhir lapangan dan sukses 13 kali atau rata-rata 72 persen. Untuk umpan ke belakang, 100 persen berhasil.

Melawan Chelsea, Fernandes juga tampil memukau. Gelandang berusia 25 tahun itu sukses menyelesaikan umpan 81 persen atau 29 kali dari total 36 umpan.

Fernandes juga tercatat empat kali menembus sepertiga lapangan yang tiga di antaranya berhasil. 80 persen umpan yang dia lepaskan ke depan sukses diterima rekan-rekan satu timnya.

Bertahan

Fernandes adalah tipikal pemain pekerja keras yang rajin membantu pertahanan tim. Hal itupun berdampak bagi permainan United.

Menghadapi Wolves, Fernandes beberapa kali mengalami kegagalan dalam berduel. Dari enam duel, hanya satu yang dimenangkannya.

Tapi ketika menghadapi Chelsea, grafik performa Fernandes melonjak. Pemain berusia 25 tahun itu memenangkan lima dari sembilan duel bertahannya. Dia juga memenangkan duel udara pertamanya di Liga Inggris.

Pemain Manchester United Bruno Fernandes menggiring bola melewati pemain Chelsea dalam pertandingan Liga Inggris yang digelar di Stamford Bridge, 17 Februari 2020. [AFP]
Pemain Manchester United Bruno Fernandes menggiring bola melewati pemain Chelsea dalam pertandingan Liga Inggris yang digelar di Stamford Bridge, 17 Februari 2020. [AFP]

Menyerang

Gayanya dalam menyerang, membuat Fernandes popouler di kalangan pendukung United. Dia terlihat sangat bernilai sekalipun belum mencetak gol bagi Setan Merah.

Fernandes menciptakan assist pertamanya untuk United ketika merancang gol Harry Maguire kala melawan Chelsea.

Fernandes juga memenangkan duel ofensifnya dan melakukan dua kali penetrasi ke depan gawang.

The Express memperkirakan penampilan Fernandes akan semakin meningkat dari waktu ke waktu. Kehadirannya juga dinilai akan melengkapi mata rantai yang hilang di lini tengah Manchester United sejak cederanya Paul Pogba.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS