Wah! Radja Nainggolan Siap Main Sampai Usia 50 jika Pandemi Corona Berakhir

Rully Fauzi
Wah! Radja Nainggolan Siap Main Sampai Usia 50 jika Pandemi Corona Berakhir
Gelandang Cagliari pinjaman dari Inter Milan, Radja Nainggolan (kanan) berduel dengan bek Inter Milan, Diego Godin pada laga Liga Italia 2019/2020 di Giuseppe Meazza, Milan, Minggu (26/1/2020) malam WIB. [Miguel MEDINA / AFP]

Gelandang Cagliari pinjaman dari Inter Milan, Radja Nainggolan mengaku bosan hanya berdiam diri di rumah saat ini.

Suara.com - Gelandang Cagliari pinjaman dari Inter Milan, Radja Nainggolan mempertimbangkan ulang soal kelanjutan karier sepakbola profesionalnya dengan menyebut siap bermain sampai usia 50 tahun!

Entah serius atau hanya berkelakar, Nainggolan yang pasti menyebut pandemi Virus Corona saat ini, terlebih di Italia yang begitu masif, telah membuatnya bosan setengah mati lantaran terus berada di rumah sepanjang hari.

"Saya selalu bilang ingin bermain sepakbola sampai usia 34 tahun, tapi beberapa hari belakangan saya mulai berpikir akan bermain sampai usia 50 tahun," kata Nainggolan kepada tifosi Cagliari dalam Instagram Live di akun Instagram resmi klub.

"Soalnya diam di rumah seharian penuh memang tidak cocok buat saya. Ketika keadaan ini berakhir, saya akan menikmati keluar malam bersama teman-teman, seperti sebelum-sebelumnya. Saya akan balas dendam," celoteh pemain berusia 31 tahun itu.

"Dan seperti yang saya bilang, saya siap bermain sampai usia 50 tahun!" sesumbar gelandang berpaspor Belgia tersebut.

Untuk mengurangi kebosanan, Nainggolan sendiri mengaku banyak menghabiskan waktu dengan bermain PlayStation, menonton televisi, atau bersenang-senang dengan perangkat disc jockey (DJ) yang ia miliki.

"Sejauh ini saya masih bisa melewati masa-masa kelam ini dengan baik, sembari menunggu kabar baik kami bisa bermain lagi. Namun, belakangan saya kerap lupa waktu," bebernya.

"Saya main PlayStation, menonton televisi, terkadang bermain dengan set DJ. Jika tidak begitu, hari-hari akan terasa membosankan," pungkas Nainggolan.

Italia menjadi negara yang paling parah terdampak COVID-19, bahkan data WHO mencatat 5.476 nyawa telah melayang di negara tersebut karena Virus Corona, melampaui jumlah korban 3.261 jiwa di China.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS