alexametrics

Manajer PSS Sleman Tidak Yakin Liga 1 Bisa Bergulir Saat Ada Pilkada

Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha
Manajer PSS Sleman Tidak Yakin Liga 1 Bisa Bergulir Saat Ada Pilkada
PT Liga Indonesia Baru menggelar Launching Liga 1 2020 yang berlangsung di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Senin (20/2/2020). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)

Danilo Fernando mengatakan bahwa butuh mujizat izin bisa turun saat November mendatang

Suara.com - Manajer PSS Sleman, Danilo Fernando, tidak yakin Liga 1 2020 bisa bergulir di bulan November mendatang. Bahkan, ia menyebut butuh mukjizat supaya kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air itu terlaksana pada masa kampanye Pilkada 2020.

Seperti diketahui, pelaksanaan lanjutan kompetisi sepakbola musim 2020 terganjal permasalahan izin dari kepolisian. Selain Pilkada, Polri tak memberikan izin keramaian lantaran masih tingginya angka penyebaran virus corona di Indonesia.

"Rasanya (izin) itu agak berat juga karena, kan terbentur dengan Pilkada. Pengalaman kami selama ada Pilkada agak sulit di situ," kata Danilo dalam keterangan resmi klub kepada awak media, Kamis (15/10/2020).

"Tapi mudah-mudahan ada mukjizat di situ dan izinnya bisa turun," tambah mantan pemain Persik Kediri itu.

Baca Juga: Persija Jakarta Siap Beraksi Jika Liga 1 2020 Bergulir Awal November

Meski belum ada kepastian, Juku Eja --julukan PSS Sleman-- akan tetap melakukan aktivitas tim. Ini sengaja dilakukan agar disaat kompetisi berputar nanti, Irfan Bachdim Cs sudah dalam kondisi siap.

"Kita tahu kemungkinan rencananya (Liga 1 2020) itu 1 November, sedang diusahakan. Makanya kita tetap latihan, program tetap berjalan," jelasnya.

"Kalaupun untuk tanggal 1 November agak sulit izinnya, mungkin PSSI sudah punya gambaran kapan bisa (bergulir). Supaya kita bisa merancang program dengan pelatih dan pemain supaya ada juga untuk libur," pungkasnya.

Sejatinya, Liga 1 sudah kick off sejak 1 Oktober 2020. Namun, karena izin Polri tidak keluar, PSSI terpaksa menundanya sampai mendapatkan restu.

Baca Juga: Klub Peserta Liga 1 dan Liga 2 Minta Pemerintah Izinkan Kompetisi Bergulir

Komentar