alexametrics

Sederet Pemain Curi Perhatian Bima Sakti di Seleksi Garuda Select Jilid III

Rully Fauzi | Adie Prasetyo Nugraha
Sederet Pemain Curi Perhatian Bima Sakti di Seleksi Garuda Select Jilid III
Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti. (dok. PSSI)

Kemungkinan mereka pun akan dipanggil ke Timnas Indonesia U-16.

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, ikut hadir dalam proses seleksi pemain untuk mengikuti program Timnas Garuda Select Jilid III yang sudah berlangsung sejak Selasa (27/10/2020) di Stadion Pakansari, Bogor. Bima pun mengakui beberapa pemain mencuri perhatiannya.

Ada sekira 130 pemain menjalani seleksi agar bisa berlatih di Inggris. Proses seleksi dipimpin langsung direktur sepakbola Garuda Select yang juga eks pemain klub Inggris Chelsea, Dennis Wise, beserta staf kepelatihnya dari Inggris.

Bima mengakui ada beberapa pemain yang menarik minatnya dan bukan tidak mungkin, pemain-pemain tersebut akan ditarik ke Timnas Indonesia U-16 untuk dijajal langsung kemampuannya.

"Saya melihat ada beberapa yang menarik, mungkin saja bisa saya panggil ke Timnas Indonesia U-16. Banyak potensi bagus di seleksi Garuda Select Jilid III ini," kata Bima Sakti dalam rilis resmi PSSI.

Baca Juga: Bagas Kaffa: Shin Tae-yong Terus Pantau Makanan Skuat Timnas Indonesia U-19

Lebih lanjut, gelandang andalan Timnas Senior Indonesia di era 1990-an itu menyebut memang banyak bibit-bibit baru bermunculan. Ia pun senang melihatnya karena tentunya akan ada banyak opsi pemain bagi timnas.

"Setiap tahun saya lihat ada saja peningkatan serta bibit-bibit baru bermunculan, dan saya berharap program ini terus berkelanjutan," tukas Bima Sakti.

Sekadar informasi, Timnas Garuda Select merupakan program pengembangan pemain usia muda. Pada edisi perdana, sebanyak 24 pemain berlatih di Inggris selama kurang lebih lima bulan mulai Januari hingga Mei 2019.

Para pemain Garuda Select mendapat pelatihan dengan standar Eropa, baik di dalam maupun di luar lapangan selama di Inggris.

Sedangkan program Garuda Select Jilid II yang dimulai pada Oktober 2019 sedikit ada perbedaan. Selain berlatih di Inggris, para pemain juga mendapatkan pengalaman berlatih serta bertanding di Italia.

Baca Juga: Tak Ada Liga sampai 2021, Kapten Timnas Indonesia U-19 Khawatirkan Hal Ini

Komentar