Tampil Apik di Liga Champions, Manchester United Capai Keseimbangan?

Syaiful Rachman

Jum'at, 30 Oktober 2020 | 19:51 WIB
Tampil Apik di Liga Champions, Manchester United Capai Keseimbangan?
Gelandang serang Manchester United, Juan Mata (kiri) merayakan gol bersama rekan-rekannya, dalam laga Piala Liga Inggris 2020/2021 kontra Brighton di AMEX Stadium, Sussex, Kamis (1/10/2020) dini hari WIB. [ANDY RAIN / POOL / AFP]

Dan fakta PSG cuma bisa mengandalkan gol bunuh diri Anthony Martial telah menyimpulkan pejalnya barisan belakang United ketika mereka dibombardir oleh trio predator paling ganas di Eropa: Neymar, Kylian Mbappe, dan Angel di Maria.

Pemain MU Marcus Rashford menendang bola ke gawang RB Leipzig dalam pertandingan matchday kedua Grup H Liga Champions yang berlangsung di Old Trafford, Kamis (29/10/2020). [AFP]
Pemain MU Marcus Rashford menendang bola ke gawang RB Leipzig dalam pertandingan matchday kedua Grup H Liga Champions yang berlangsung di Old Trafford, Kamis (29/10/2020). [AFP]

Gonta ganti formasi

Gol penentu kemenangan dari Marcus Rashford juga menyiratkan tajamnya barisan serang United sekalipun menghadapi kiper sekaliber Keylor Navas dan bek-bek tangguh seperti Presnel Kimpembe dan Layvin Kurzawa.

Saat itu Solksjaer kembali bereksperimen dengan memasukkan pemain baru atau pemain non reguler Alex Telles dan Axel Tuanzebe.

Para pemain MU bekerja disiplin, tenang dan sabar menunggu peluang. David de Gea juga masih jauh disebut sudah mendekati ujung karirnya karena berulang kali mementahkan peluang-peluang emas PSG.

Barisan tengah dan pertahanannya cerdas membaca waktu untuk memutuskan kapan harus turun dan kapan harus naik. Mereka menjadi lebih berani bertarung mengendalikan tempo permainan.

Tuanzebe bahkan disiplin mempersempit gerak duo bomber Neymar-Mbappe. Meski demikian, ada kesempatan turut membangun serangan.

Orkestra Paris berlanjut di Old Trafford ketika Chelsea menjajal Setan Merah di pertandingan liga.

Tak lagi memasang 3-4-1-2 yang efektif meredam Neymar-Mbappe-Di María, Solskjaer kembali menurunkan formasi baru dan komposisi pemain yang berbeda.

baca juga

Sekali lagi, terutama barisan pertahanannya, efektif menjinakkan trisula maut Chelsea yang terdiri dari Hakim Ziyech, Timo Werner dan Kai Havertz. Front-three Chelsea ini tak kalah berbahaya dari trio bomber PSG yang sudah mereka jinakkan di Paris sebelumnya.

Tak hanya itu, untuk kesekian kalinya United memamerkan skema serangan balik mematikan.

Rashford, Mason Greenwood dan Edinson Cavani, selain para gelandang mulai Juan Mata sampai Bruno Fernandes, bisa sangat menyengat.

14 percobaan gol mereka ciptakan dalam laga di Old Trafford itu, sedangkan Chelsea cuma bisa mengirim 4 percobaan gol. Hanya karena Edouard Mendy yang tangguh mengawal gawang Chelsea yang membuat United tak bisa mengonversi peluang-peluang itu.

Kemudian pada pertandingan terakhirnya Kamis (29/10/2020) dini hari WIB, Solksjaer kembali memasang formasi yang berbeda saat menjamu RB Leipzig.

Rashford, Fernandes, dan Scott McTominay disimpan di bangku cadangan.

Greenwood diturunkan lagi sebagai starter, demikian pula Paul Pogba, sedangkan Donny van de Beek membuat debut sebagai starter di luar pertandingan Piala Liga. Pertahanan tetap menjadi otoritas Aaron Wan-Bissaka, Maguire, Lindelof dan Shaw.

Lagi-lagi pertahanan Setan Merah sulit ditembus tim Jerman yang tengah memuncaki klasemen Bundesliga itu.

Dan itu memberi kepercayaan besar kepada para gelandang dan striker untuk fokus gentayangan di separuh lapangan berikutnya.

Gelandang Manchester United Bruno Fernandes (kiri) merayakan golnya ke gawang Brighton and Hove Albion dengan Paul Pogba saat laga lanjutan Liga Inggris di American Express Community Stadium. Alastair Grant / POOL / AFP
Gelandang Manchester United Bruno Fernandes (kiri) merayakan golnya ke gawang Brighton and Hove Albion dengan Paul Pogba saat laga lanjutan Liga Inggris di American Express Community Stadium. Alastair Grant / POOL / AFP

Sama berkualitasnya

Tetap bertumpu pada serangan balik, Solskjaer yang telah menggunakan empat sistem berbeda dalam empat laga berturut-turut, menempatkan pemain-pemainnya dalam posisi yang sabar menunggu lawannya yang agresif itu untuk membuat kesalahan, persis kala menghadapi PSG.

Kali ini di Old Trafford, United sudah tahu betul bagaimana mengeksploitasi kedahsyatan barisan serangnya.

Pogba dengan cerdas mengumpan Greenwood yang bergerak cepat untuk menciptakan gol pembuka. Setelah gol ini United kembali memancing Leipzig membuat kesalahan dan dibuat terlena oleh keasyikan meneror pertahanan Setan Merah.

Namun begitu Solskjaer memasukkan McTominay, Rashford dan Fernandes. Kelengahan Leipzig karena fokus menyerang menjadi malapetaka. Empat gol tambahan pun tercipta yang tiga di antaranya disarangkan Rashford, semuanya dari permainan terbuka.

Kemenangan besar 5-0 atas Leipzig itu bisa menyimpulkan Solskjaer telah sukses menarik pelajaran dari kekalahan mengerikan 1-6 dari Tottenham. Ternyata kekalahan itu bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah baru.

Solskjaer juga yakin dia telah memiliki skuad yang merata kualitasnya. Dia bisa mengubah-ubah sistem sekaligus bongkar pasang pemain sampai lama kelamaan memiliki kualitas hampir sama.

Keputusannya memasang McTominay, Rashford dan Fernandes sebagai cadangan yang ditempuh sebagai persiapan menghadapi Arsenal Minggu pekan ini, berbuah sukses.

Sejak menang melawan Newcastle, United bisa dibilang berhasil dalam metode gonta ganti sistem dan bongkar pasang pemain yang ternyata memberi kesempatan besar kepada Solksjaer untuk terus memberikan waktu bermain yang cukup kepada seluruh anggota skuad serta menilai kelebihan dan kekurangan pemain-pemainnya.

Agaknya inilah misi utama Solksjaer terus gonta ganti formasi tim, terlebih pada musim ini ketika jadwal pertandingan menjadi padat dan melelahkan bagi pemain akibat kacaunya jadwal event-event sebelumnya gara-gara pandemi sehingga tak bisa terus menurunkan pemain yang itu-itu saja.

Dengan rotasi pemain seperti ini semua pemain pun menjadi siap diturunkan, mengurangi kesenjangan kualitas antar pemain inti dan cadangan, serta menghindarkan ketergantungan kepada pemain bintang manakala cedera.

Ini persis terjadi pada Liverpool dan Manchester City sekarang atau saat masa keemasan Setan Merah ketika di bawah asuhan Sir Alex Ferguson.

Solksjaer yang kerap menjadi pemain pengganti semasa Sir Alex itu tahu betul bahwa kala itu United adalah tim yang merata kekuatannya. Inilah yang mungkin hendak dikembalikan Solksjaer ke tim MU saat ini.

Namun metode ini masih perlu pembuktian lagi kala melawan tim-tim besar Liga Inggris termasuk Arsenal akhir pekan ini, setelah cuma bisa memetik 0-0 melawan Chelsea.

Jika hasil laga melawan Arsenal nanti berpihak kepada United maka Setan Merah memang mungkin telah mencapai ekuilibriumnya.

Seandainya tren itu berlanjut, maka Solksjaer tidak salah mengatakan bahwa MU sudah memiliki kedalaman skuad yang artinya baik pemain inti maupun pemain pelapis sama-sama berkualitas seperti era Sir Alex.

Tetapi jika pertandingan melawan Arsenal itu malah memberi luka lagi kepada United, maka Solksjaer terlalu cepat menilai diri. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi Eks Bomber Liverpool di Derby Manchester: MU Bisa Buat Repot City

Prediksi Eks Bomber Liverpool di Derby Manchester: MU Bisa Buat Repot City

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 11:39 WIB

Cetak 6 Gol 1 Pertandingan, Thierry Henry Bongkar Kengerian PSG yang Bikin Lawan Tak Berkutik

Cetak 6 Gol 1 Pertandingan, Thierry Henry Bongkar Kengerian PSG yang Bikin Lawan Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 11:05 WIB

Manchester United Pesta Gol, Kobbie Mainoo Diprediksi Jadi Pemain Terbaik Dunia

Manchester United Pesta Gol, Kobbie Mainoo Diprediksi Jadi Pemain Terbaik Dunia

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 10:44 WIB

Arsenal Bungkam Napoli 1-0, Mikel Arteta Semprot 3 Pemainnya Gegara Terlambat Turun

Arsenal Bungkam Napoli 1-0, Mikel Arteta Semprot 3 Pemainnya Gegara Terlambat Turun

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 10:18 WIB

Eks Real Madrid Tak Anggap Arsenal Favorit Juara Liga Champions: Barcelona Calon Kuat

Eks Real Madrid Tak Anggap Arsenal Favorit Juara Liga Champions: Barcelona Calon Kuat

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 10:10 WIB

Calvin Verdonk Batal Debut di Liga Champions Lille Tumbang Ancelotti Buka Suara

Calvin Verdonk Batal Debut di Liga Champions Lille Tumbang Ancelotti Buka Suara

Bola | Rabu, 09 September 2026 | 16:20 WIB

Hasil Liga Champions: Erling Haaland Samai Rekor Aguero, Man City Bungkam Porto

Hasil Liga Champions: Erling Haaland Samai Rekor Aguero, Man City Bungkam Porto

Bola | Rabu, 09 September 2026 | 07:37 WIB

Lakoni Laga ke-100 Thibaut Courtois Jadi Tembok Real Madrid: 7 Penyelamatan Bikin Inter Frustasi

Lakoni Laga ke-100 Thibaut Courtois Jadi Tembok Real Madrid: 7 Penyelamatan Bikin Inter Frustasi

Bola | Rabu, 09 September 2026 | 07:29 WIB

Prediksi Liga Champions 2026-2027: MU Kuda Hitam, PSG Terancam Gagal Hat-trick

Prediksi Liga Champions 2026-2027: MU Kuda Hitam, PSG Terancam Gagal Hat-trick

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 12:07 WIB

Bruno Fernandes Disebut Capek Gendong Pemain MU Lainnya, Eks Setan Merah: Dia Bisa Frustasi

Bruno Fernandes Disebut Capek Gendong Pemain MU Lainnya, Eks Setan Merah: Dia Bisa Frustasi

Bola | Senin, 07 September 2026 | 20:08 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×