facebook

Persib Bandung Liburkan Pemainnya Selama Dua Bulan

Reky Kalumata
Persib Bandung Liburkan Pemainnya Selama Dua Bulan
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Para pemain Persib tetap dibekali menu latihan mandiri

Suara.com - Manajemen Persib Bandung mengambil langkah meliburkan para pemainnya selama dua bulan menyusul penundaan kompetisi Liga 1 yang baru akan kembali digelar pada awal tahun depan.

Keputusan itu resmi diambil setelah manajemen bersama jajaran pelatih, pemain, dan ofisial menggelar pertemuan menanggapi penundaan kompetisi. Mereka sepakat meliburkan tim dari aktivitas latihan bersama.

"Semua memahami situasi ini, dan kami memutuskan untuk tidak berlatih bersama dulu. Kami mengagendakan berkumpul kembali di Bandung pada tanggal 3 Januari 2021 mendatang," ujar pelatih Persib Robert Rene Alberts dikutip Antara dalam laman resmi klub, Selasa (3/11/2020).

Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts (memakai topi) memimpin latihan rutin anak asuhnya di lapangan Arcamanik, Bandung, Jumat (16/10/2020). [Dok. Persib]
Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts (memakai topi) memimpin latihan rutin anak asuhnya di lapangan Arcamanik, Bandung, Jumat (16/10/2020). [Dok. Persib]

Meski begitu, para pemain tetap dibekali menu latihan mandiri ketika pulang ke kampung halaman masing-masing. Program yang akan dijalankan persis seperti saat awal pandemi melanda Tanah Air.

Baca Juga: Fokus Persiapan, PSM Makassar Tak Persoalkan Format Liga 1 Tahun Depan

Dengan begitu, para pemain bisa menjaga kebugarannya dan ketika kembali berkumpul tinggal menyesuaikan kondisi fisik di lapangan.

"Kami selalu menunggu kabar kepastian sambil melakukan latihan mandiri. Jadi, ketika ada kabar kapan kompetisi dimulai, kami tahu kebugaran pemain berada di level mana," kata dia.

Sementara itu, bek naturalisasi Victor Igbonefo berharap federasi segera memutuskan kapan dan bagaimana format kompetisi akan digelar. Meski menyebutkan dimulai pada tahun depan, tetapi rencana tersebut tak disertai waktu yang pasti.

Menurutnya, kepastian kompetisi sangat berpengaruh dan mempermudah semua pihak mempersiapkan diri kembali. Dia berharap apapun keputusannya adalah yang terbaik untuk semua.

"Aku tahu PSSI juga sudah berusaha sebaik mungkin supaya liga mulai di tengah COVID-19 ini. Tapi harapan aku tetap harus ada tanggal untuk liga mulai supaya persiapan jelas untuk tim maupun pemain," katanya.

Baca Juga: Kompetisi Tetap Dilanjutkan, Titel Berubah Jadi Liga 1 2020/2021

Komentar