-
Beckham Putra dan Eliano Reijnders tampil gemilang bersama Persib di kompetisi musim ini.
-
Performa apik keduanya berpotensi membawa mereka kembali memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Series.
-
Indonesia akan menghadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts dan Nevis pada Maret 2026.
Suara.com - Kekuatan skuad Maung Bandung pada periode musim ini terlihat begitu menonjol berkat kehadiran deretan talenta kelas wahid, Beckham Putra dan Eliano Reijnders.
Tim kebanggaan Jawa Barat ini diperkuat oleh barisan pemain yang memiliki rekam jejak mentereng di level internasional.
Nama-nama besar seperti Thom Haye, Eliano Reijnders, Beckham Putra Nugraha, hingga Marc Klok menjadi pilar utama di tubuh tim.
Kombinasi para pemain berpengalaman ini secara otomatis mendongkrak level permainan dan kedalaman strategi yang dimiliki oleh Persib Bandung.
Kualitas yang mereka tawarkan membuat Persib menjadi salah satu kontestan yang paling disegani dalam kancah sepak bola nasional.
Dari sekian banyak nama, sorotan tajam tertuju pada sosok Beckham Putra dan Eliano Reijnders yang mengisi pos sayap.
Duo pemain ini telah menjelma menjadi motor serangan yang sangat aktif dalam merusak konsentrasi lini pertahanan lawan.
Aksi-aksi mereka di sepanjang garis lapangan menjadi kunci bagi produktivitas gol yang dihasilkan oleh tim musim ini.
Ketajaman dan konsistensi yang ditunjukkan keduanya diprediksi bakal memikat hati pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Baca Juga: Here We Go! Mees Hilgers Sudah Bisa Lari Lagi, Siap Bela Timnas Indonesia?
Apalagi skuad Garuda saat ini memang tengah mencari tambahan tenaga yang memiliki kecepatan serta daya kreativitas tinggi.
Proses adaptasi yang dijalani oleh Beckham Putra dalam beberapa tahun belakangan ini menunjukkan hasil yang sangat impresif.
Pemain yang menginjak usia 24 tahun tersebut kini mulai terbiasa mengemban tugas baru di luar posisi aslinya.
Dahulu publik mengenal Beckham sebagai seorang playmaker atau gelandang serang yang mengatur ritme permainan dari tengah lapangan.
Namun sekarang ia lebih sering diinstruksikan untuk menyisir sisi kiri lapangan sebagai pemain sayap atau winger.
Perubahan posisi ini memberikan keleluasaan bagi Beckham untuk melakukan tusukan mematikan ke arah jantung pertahanan lawan.