alexametrics

Pep Guardiola Semringah Man City Bisa Lupakan Liga Champions untuk Sejenak

Rully Fauzi
Pep Guardiola Semringah Man City Bisa Lupakan Liga Champions untuk Sejenak
Gestur pelatih Manchester City, Pep Guardiola pada laga Liga Champions 2020/2021 kontra FC Porto di Estadio do Dragao, Portugal, Rabu (2/12/2020) dini hari WIB. [MIGUEL RIOPA / POOL / AFP]

Kini The Citizens bisa berkonsentrasi penuh ke kompetisi domestik, di mana mereka saat ini terseok-seok di liga.

Suara.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola semringah timnya bisa 'melupakan' kompetisi Liga Champions untuk beberapa saat.

Manchester City telah memastikan kelolosan ke babak 16 besar Liga Champions 2020/2021, dan akhirnya menyegel status juara Grup C usai bermain imbang dengan tuan rumah FC Porto 0-0 pada laga matchday 5 di Estadio do Dragao, Portugal, Rabu (2/12/2020) dini hari WIB tadi.

Dengan menyisakan satu matchday lagi, perolehan poin Manchester City (13) di pucuk klasemen Grup C sejatinya masih bisa disamai FC Porto (10) yang kini menempati peringkat kedua.

Akan tetapi, Manchester City telah mengamankan keunggulan head-to-head atas wakil Portugal tersebut, sehingga status juara grup pun sudah di tangan.

Baca Juga: Prediksi Juventus vs Dynamo Kiev: Tuan Rumah Belum Santai meski Sudah Lolos

Tak ayal Guardiola pun semringah lantaran timnya kini bisa berkonsentrasi penuh ke kompetisi domestik, di mana mereka saat ini terseok-seok di Liga Inggris.

Ya, laga matchday 6 Grup C kontra wakil Prancis, Olympique Marseille tengah pekan depan sudah tak berarti lagi, yang membuat Manchester City kini bisa fokus 100 persen untuk memperbaiki posisi mereka di Liga Inggris, di mana armada Guardiola saat ini masih terdampar di urutan ke-11 papan klasemen.

"Sangat-sangat puas dengan hasil di Porto, meski kami bermain imbang tanpa gol, karena kami kini bisa berkonsentrasi penuh untuk Liga Inggris, di mana musim ini kami tidak cukup baik. Kami harus tampil jauh lebih baik di liga, kami harus segera memperbaiki posisi kami," tutur Pep mengisyaratkan dirinya akan melakukan rotasi besar-besaran pada laga pamungkas kontra Marseille nanti.

"Selain itu, kami juga tahu kalau babak grup Liga Champions itu tak mudah seperti yang orang bayangkan. Khususnya di Liga Champions musim ini, cukup sulit karena jika Anda kalah atau seri, Anda bisa menerima risiko harus berjuang sampai matchday terakhir dan selalu berisiko tahun ini dengan situasi COVID-19."

"Apa pun, hari ini meski hasilnya seri, ini saatnya untuk gembira karena kami bisa melupakan Liga Champions sampai Februari 2021 (mulai babak 16 besar) dan bisa fokus sepenuhnya ke Premier League," tukas eks pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu.

Baca Juga: Demi Tiket Liga Europa, AVB: Marseille Gantungkan Harapan pada FC Porto

Komentar