Zahra Muzdalifah Ingin Jadi Pesepak Bola Wanita Indonesia Pertama di Eropa

Irwan Febri Rialdi, Arif Budi

Sabtu, 26 Desember 2020 | 15:03 WIB
Zahra Muzdalifah Ingin Jadi Pesepak Bola Wanita Indonesia Pertama di Eropa
Penggawa Persija Putri, Zahra Muzdalifah. (Instagram/@zahmuz12)

Suara.com - Zahra Muzdalifah mengatakan bahwa dirinya memiliki impian untuk jadi pelopor bagi pemain sepak bola wanita Indonesia berkarier di Eropa. Hal itu dia sampaikanya di situs resmi FIFA.

Nama Zahra Muzdalifah menjadi sorotan FIFA dan dia disebut sebagai pemain dengan prospek terpanas di sepak bola wanita Indonesia. FIFA menyoroti penampilan Zahra di level klub bersama Persija Putri dan Timnas Indonesia.

Pada kesempata itu, Zahra juga mengungkapkan keinginannya untuk menjadi pesepak bola wanita Indonesia pertama yang bisa berkarier di Eropa.

Zahra mengaku bahwa dirinya merupakan fans berat klub wanita dari Swedia, FC Rosengard. Hal itu karena sosok megabintang asal Brasil, Marta Vieira da Silva, yang pernah bermain di sana.

Kapten Timnas Putri Indonesia, Zahra Muzdalifah berebut bola dengan pemain lawan pada salah satu kompetisi sepak bola. (Instagram/@zahmuz12)
Kapten Timnas Putri Indonesia, Zahra Muzdalifah berebut bola dengan pemain lawan pada salah satu kompetisi sepak bola. (Instagram/@zahmuz12)

"Saya suka klub ini karena Marta. Dia adalah bintang sepak bola wanita sepanjang masa. Tentu saja, tujuan realistis saya adalah menemukan klub Eropa yang menerima kemampuan saya. Saya harap bisa membuka pintu bagi para pemain wanita di Indonesia," ucap Zahra dikutip dari fifa.com pada Sabtu (26/12/2020).

Bukan sebuah kejutan memang jika Zahra mengidolakan Marta. Sebab, Marta adalah salah satu pesepak bola wanita tersukses di dunia.

Nyatanya, Marta pernah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Dunia FIFA lima kali berungun pada 2006 hingga 2010. Marta juga pernah mengawinkan gelar pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak pada Piala Dunia Wanita 2007 silam.

Selain Marta, Zahra juga mengatakan ada dua pesepak bola lain yang menjadi inpirasinya, yakni Neymar dan Alex Morgan.

"Saya mengaumi Neymar atas keterampilan mengolah bola yang luar biasa dan saya menyukai Morgan untuk gaya permainannya yang menunjukkan tekad. Saya ingin menjadi striker yang tajam sepertinya dan mencetak lebih banyak gol," tutupnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tottenham Resmi Datangkan Bintang Timnas Amerika Serikat, Alex Morgan

Tottenham Resmi Datangkan Bintang Timnas Amerika Serikat, Alex Morgan

Bola | Minggu, 13 September 2020 | 06:03 WIB

Diminta Pacaran dengan Zahra Muzdalifah, Hanif Sjahbandi: Nanti Rendy Marah

Diminta Pacaran dengan Zahra Muzdalifah, Hanif Sjahbandi: Nanti Rendy Marah

Bola | Kamis, 18 Juni 2020 | 15:00 WIB

5 Potret Eleonora Goldoni, Striker Cantik dan Mempesona Milik Inter Milan

5 Potret Eleonora Goldoni, Striker Cantik dan Mempesona Milik Inter Milan

Bola | Kamis, 11 Juni 2020 | 10:30 WIB

Kabar Bahagia, Pesepak Bola Cantik AS Lahirkan Anak Pertama

Kabar Bahagia, Pesepak Bola Cantik AS Lahirkan Anak Pertama

Bola | Minggu, 10 Mei 2020 | 16:00 WIB

Megabintang Sepakbola Putri Kaget Tuntutan Kesetaraan Gaji Ditolak Hakim

Megabintang Sepakbola Putri Kaget Tuntutan Kesetaraan Gaji Ditolak Hakim

Bola | Selasa, 05 Mei 2020 | 17:05 WIB

Terkini

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

×