alexametrics

Arti Kritik Bagi Kapten Persija Jakarta Andritany Ardhiyasa

Syaiful Rachman | Adie Prasetyo Nugraha
Arti Kritik Bagi Kapten Persija Jakarta Andritany Ardhiyasa
Penjaga gawang Persija Jakarta Andritany Ardhiyasa (dok. Persija)

Kritik menjadi hal yang biasa bagi seorang pemain sepak bola.

Suara.com - Kapten sekaligus penjaga gawang Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, punya cara sendiri menyikapi tekanan akibat kritik. Menurut Andritany, kritik jangan dijadikan beban melainkan motivasi untuk mengembangkan performa.

Performa naik turun pasti dialami seorang pemain sepak bola. Ketika turun itulah sering pesepakbola mendapat tekanan dari suporter.

Terlebih, Andritany yang berposisi sebagai penjaga gawang. Tidak jarang kekalahan tim dibebankan kepadanya.

"Kalau menyikapi kritikan buat saya itu malah bukan sebuah tekanan. Itu adalah sebuah motivasi dari cara yang berbeda. Karena bagi saya dikritik itu harus," kata Andritany dalam rilis klub.

Baca Juga: Nadeo Argawinata Berharap Datang Kabar Baik dari PSSI

Pesepak bola Barito Putera Rizky Rizaldi Pora (kanan) berebut bola dengan penjaga gawang Persija Jakarta Andritany Ardhiyasa (kiri) saat pertandingan Liga 1 2019 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (20/5/2019). Pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/
Pesepak bola Barito Putera Rizky Rizaldi Pora (kanan) berebut bola dengan penjaga gawang Persija Jakarta Andritany Ardhiyasa (kiri) saat pertandingan Liga 1 2019 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (20/5/2019). Pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/

Dengan kritik tersebut, Andritany menilai dirinya bisa berkembang lebih baik lagi. Apalagi sebagai seorang pemain, kritik itu nilainya sangat diperlukan agar bisa membuang jauh sikap berpuas diri.

"Karena kritikan itu dapat membangun orang menjadi lebih baik dan lebih kuat. Jadi, itu bukan sebuah tekanan."

"Itu adalah sebuah semangat untuk membangun diri saya untuk jadi lebih baik lagi," pungkasnya.

Seperti klub Liga 1 lainnya, Persija saat ini masih menanti kepastian kompetisi. PSSI rencananya akan menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) untuk membahas nasib kompetisi 2020 pada 20 Januari 2021.

Sebelumnya, klub-klub Liga 1 juga telah menggelar pertemuan dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator untuk meminta masukan terkait kompetisi. Mayoritas klub Liga 1 ingin agar kompetisi 2020 dihentikan fokus pada musim 2021.

Baca Juga: Guardiola Temukan Pengganti Sergio Aguero, Manchester City Pasang Kuda-kuda

"intinya semua sepakat bahwa Liga 1 2020 ditiadakan dan dimulai musim baru," ujar Direktur Persija, Ferry Paulus.

Komentar