Andil Nyata Teknologi AI dalam Menekan Cedera Pesepakbola

Rully Fauzi

Jum'at, 05 Februari 2021 | 21:44 WIB
Andil Nyata Teknologi AI dalam Menekan Cedera Pesepakbola
Ilustrasi teknologi kecerdasan buatan. (Shutterstock)

Suara.com - Klub Liga Inggris Southampton lega setelah Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) mengabulkan banding kartu merah langsung kontroversial kepada bek Jan Bednarek, saat digunduli Manchester United 0-9 dalam laga lanjutan Liga Inggris 2020/2021 tengah pekan ini.

FA memutuskan Bednarek bisa dimainkan lagi dalam pertandingan Southampton berikutnya setelah Komisi Regulasi menguatkan klaim sang pemain telah keliru diputuskan mendapatkan kartu merah, dan untuk itu larangan bermainnya pun dicabut.

Sebelum itu, manajer Southampton Ralph Hasenhuttl geram karena kartu merah Bednarek memanjangkan daftar pemain absen Southampton karena cedera dan permasalahan lainnya.

Mengutip data primeinjuries.com, Southampton memang tim Liga Inggris yang paling terpangkas kekuatannya akibat banyaknya pemain yang absen, khususnya gara-gara cedera.

Sampai 5 Februari ini, kubu The Saints kehilangan 12 pemain utamanya, padahal kompetisi sudah lebih separuh jalan.

Tim Liga Inggris lain yang belakangan terpaksa mengkerut kekuataannya adalah Crystal Palace yang terpangkas oleh absennya 10 pemain karena cedera.

Juara bertahan Liga Inggris, Liverpool yang tumbang di tangan Brighton tengah pekan ini juga terpangkas banyak, setelah sembilan pemainnya absen karena belitan cedera. Uniknya, Brighton juga kehilangan delapan pemain karena cedera.

Tim-tim lain yang kehilangan banyak pemain adalah Sheffield United dan Leicester City masing-masing enam, sedangkan Wolves, Burnley dan Arsenal masing-masing lima pemain.

Semua tim Liga Inggris menghadapi masalah cedera, tapi tidak ada yang sebanyak tim-tim itu. Dan itu merusak performa mereka.

baca juga

Contohnya Liverpool yang musim lalu begitu perkasa, musim ini mesti terjengkang ke posisi keempat klasemen Liga Inggris sampai pekan ke-22 akibat skuat yang mengkerut ini.

Padahal jauh sebelum musim ini dimulai dan bahkan saat Liga Inggris musim 2019/2020 restart Juni tahun lalu setelah dihentikan pandemi COVID-19, tim-tim Liga Inggris sudah diprediksi bakal menghadapi risiko cedera pemain.

Faktor terbesarnya adalah tim-tim Liga Inggris harus memainkan 2-3 pertandingan dalam satu pekan, setelah pandemi memaksa otoritas liga memangkas waktu kompetisi sehingga jadwal bertanding pun dipadatkan.

Turut Menekan Jumlah Cedera

Para manajer pun berpikir keras, tidak saja demi memenangkan setiap laga, namun juga dalam bagaimana menjaga pemain mereka tetap bugar.

Rotasi pemain yang lebih kerap menjadi jalan keluar umum yang ditempuh manajer sampai-sampai adagium lama 'don't change the winning team' pun tak berlaku lagi.

Tampil cemerlang pun bukan jaminan si pemain diturunkan lagi sebagai starter pada laga berikutnya. Dan ini membuat tim-tim Liga Inggris tidak konsisten, kecuali bisa dibilang Manchester City yang kini kukuh di pucuk klasemen kompetisi musim 2020/2021.

Rotasi hanya salah satu cara, karena yang paling dibutuhkan adalah menaksir kebugaran para pemain. Dan itu ternyata membutuhkan bantuan teknologi masa kini, tepatnya artificial intelligence (AI) alias kecerdasan buatan.

Cerita dari Liga Spanyol berikut ini adalah salah satu kisah bagaimana klub sepakbola mengeksploitasi AI, guna menciptakan tim siap bertanding setiap waktu dengan kekuatan penuh karena pemain-pemain selalu bugar.

Sejak awal musim 2017/2018, Getafe menggandeng perusahaan AI yang berbasis di California, Zone7, yang mampu menyediakan data relatif akurat dalam memprediksi pemain yang berisiko cedera.

Getafe, dan kemudian klub raksasa Skotlandia Rangers serta dua klub MLS Real Salt Lake dan Toronto FC, reguler mengirimkan data latihan dan pertandingan pemain kepada Zone7, yang lalu menganalisisnya dengan menggunakan algoritmanya.

Perusahaan ini akan mengirimkan email setiap hari kepada klub-klub itu mengenai pemain-pemain yang harus diawasi yang dimasukkan ke 'zona berbahaya'.

Hasilnya, antara awal musim 2017/2018 sampai Maret 2020 sebelum Liga Spanyol diinterupsi pandemi COVID-19, Getafe berhasil menekan jumlah pemain yang cedera.

"Tiga musim lalu selama tahun pertama bersama Zone7, kami mengalami pengurangan volume cedera sampai 40 persen," klaim Javier Vidal, Kepala Performa Getafe.

"Mengingat mesin Zone7 semakin andal dan kami bisa mengakses data lebih banyak lagi pada tahun kedua, kami pun mengalami pengurangan sampai 60 persen volume cedera."

"Itu artinya setiap tiga cedera yang kami alami dua musim lalu, kami kini hanya mengalami satu cedera," tutur Vidal seperti dikutip ESPN.

Landasan Pengambilan Keputusan

Jordi Cruyff, mantan gelandang Barcelona dan Manchester United yang juga putra legenda sepakbola Belanda Johan Cruyff, juga pernah menggunakan Zone7 sewaktu menjadi direktur olahraga klub Israel, Maccabi Tel Aviv pada 2017.

Awalnya keputusan Cruyff ditolak mentah-mentah oleh pelatih Maccabi saat itu. Namun, sang pelatih tak menolak mengirimkan data pemain kepada klub. Dan klub kemudian menyerahkannya kepada Zone7.

"Saya akan menerima email sebelum berlatih setiap hari mengenai pemain yang berisiko cedera dan memprediksi dengan tepat 5-7 pemain cedera," kata Cruyff.

Dia kaget oleh ketepatan prediksi tersebut. Sejak itu, klub Israel itu pun membiarkan intervensi AI dalam menaksir pemain yang berisiko cedera sehingga bisa meminimalkan pemain yang cedera.

Tal Brown, yang bersama Eyal Eliakim mendirikan Zone7 pada 2017, menjelaskan bagaimana cara AI mendeteksi risiko cedera kepada ESPN.

"Setiap pemain kini menggunakan rompi GPS, mereka diperiksa kekuatan dan fleksibilitasnya di klub mereka. Banyak tim yang membagikan arloji kepada pemain mereka untuk mengukur tidur, jadi pada dasarnya orang yang bekerja untuk sebuah klub hanya perlu melihat belasan dasbor setiap hari yang dikalikan dengan 20 pemain, lalu dikalikan dengan enam hari dalam satu pekan" papar Brown.

Brown melanjutkan; "Kita bisa menggunakan metafora catur. Program catur biasanya sederhana sekali sampai para pakar pun bisa mengalahkannya."

"Tetapi kini sebuah program catur Google tak bisa dikalahkan karena program tersebut secara otomatis mempelajari setiap catatan permainan catur yang dimainkan dalam sejarah umat manusia dan dengan menggunakan AI, mengembangkan pemahaman dan penafsirannya sendiri."

Seperti itulah cara AI dalam menaksir kebugaran pemain sepakbola. Dan sejumlah klub mengakui pendekatan AI ini efektif.

Bahkan manajer Rangers yang juga legenda Liverpool, Steven Gerrard sampai memuji kerja bagian kebugaran dan sport science Rangers, dengan menyebut mereka telah membuat tingkat kebugaran skuatnya luar biasa tinggi.

Menurut ESPN, sekira 50 klub sepakbola di seluruh dunia kini menggunakan program AI buatan Zone7. Banyak yang tak mau diekspos karena berkaitan dengan keunggulan komparatif mereka, atau karena tak ingin menciptakan pro dan kontra penggunaan AI.

Apakah klub-klub Liga Inggris menggunakan teknologi ini juga? Atau jangan-jangan yang dilakukan sejumlah manajer seperti Ole Gunnar Solksjaer dari Manchester United yang gemar merotasi pemain, tanpa diduga itu sebenarnya karena telah menerima rekomendasi teknologi kecerdasan buatan.

Tak terlalu penting untuk dijawab tetapi Jordan Milsom, kepala performa Rangers, yakin bahwa "AI, ditambah tingkat pengalaman mereka yang menggunakannya, pada akhirnya akan menjadi landasan dalam proses pengambilan keputusan oleh klub-klub sepakbola".

[Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahaya Deepfake AI: Dari Manipulasi Wajah Sultan hingga Krisis Kepercayaan

Bahaya Deepfake AI: Dari Manipulasi Wajah Sultan hingga Krisis Kepercayaan

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:45 WIB

Kemenekraf: AI Bisa Dorong Inovasi Produk dan Lahirkan Talenta Digital di Indonesia

Kemenekraf: AI Bisa Dorong Inovasi Produk dan Lahirkan Talenta Digital di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Tak Perlu Server Cloud, Mini PC Asus Ini Bisa Jalankan AI Lokal!

Tak Perlu Server Cloud, Mini PC Asus Ini Bisa Jalankan AI Lokal!

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Bisnis Asal Malang Layani 250 Persen Lebih Banyak Pelanggan Berkat AI WhatsApp

Bisnis Asal Malang Layani 250 Persen Lebih Banyak Pelanggan Berkat AI WhatsApp

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Dunia Makin Terkoneksi: Kecerdasan Buatan Diproyeksi Hapus Hambatan Bahasa Lintas Negara

Dunia Makin Terkoneksi: Kecerdasan Buatan Diproyeksi Hapus Hambatan Bahasa Lintas Negara

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:19 WIB

MAXStream TV Garap Film Pakai AI, 51 Adegan Rampung dalam Dua Bulan

MAXStream TV Garap Film Pakai AI, 51 Adegan Rampung dalam Dua Bulan

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:06 WIB

Oppo ColorOS 17 Bawa AI yang Bisa Bereskan File hingga Bikin Itinerary

Oppo ColorOS 17 Bawa AI yang Bisa Bereskan File hingga Bikin Itinerary

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:09 WIB

MSI Rilis Laptop NVIDIA RTX Spark, Harganya Tembus Rp120 Juta!

MSI Rilis Laptop NVIDIA RTX Spark, Harganya Tembus Rp120 Juta!

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:50 WIB

AI Bisa Deteksi Anomali Mesin dan Analisis Cara Kerja Karyawan, Ini Solusi NEC Indonesia

AI Bisa Deteksi Anomali Mesin dan Analisis Cara Kerja Karyawan, Ini Solusi NEC Indonesia

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Dari Ekonomi hingga AI, BCA Angkat Beragam Isu di Indonesia Knowledge Forum XV

Dari Ekonomi hingga AI, BCA Angkat Beragam Isu di Indonesia Knowledge Forum XV

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Terkini

Media Asia Hingga Eropa Sorot Langit Merah Kalimantan Imbas Kebakaran Hutan

Media Asia Hingga Eropa Sorot Langit Merah Kalimantan Imbas Kebakaran Hutan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB, KPK Belum Bicara soal Nasib Suharyanto

Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB, KPK Belum Bicara soal Nasib Suharyanto

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Siapa Aron Ashab? Viral Ngaku Diculik, Disiksa, dan Dipenjara selama Setahun

Siapa Aron Ashab? Viral Ngaku Diculik, Disiksa, dan Dipenjara selama Setahun

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:10 WIB

7 Pilihan HP Murah yang Kuat Buat Game FF, MLBB hingga PUBG

7 Pilihan HP Murah yang Kuat Buat Game FF, MLBB hingga PUBG

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:09 WIB

Salahuddin Eks Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa Dijebloskan ke Penjara

Salahuddin Eks Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa Dijebloskan ke Penjara

Sulsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Senasib IHSG, Rupiah Juga Ambruk ke Level Rp18.064 Jumat pagi

Senasib IHSG, Rupiah Juga Ambruk ke Level Rp18.064 Jumat pagi

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Siap-Siap! Babymonster Bakal Konser di Indonesia Arena Akhir Pekan Ini

Siap-Siap! Babymonster Bakal Konser di Indonesia Arena Akhir Pekan Ini

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:00 WIB

itel A300+ Resmi Meluncur di Indonesia, HP Rp2,4 Jutaan dengan Dua Layar dan Baterai 7.000 mAh

itel A300+ Resmi Meluncur di Indonesia, HP Rp2,4 Jutaan dengan Dua Layar dan Baterai 7.000 mAh

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Brasil Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Indonesia Kalah 0-3 di Copa das Nacoes 2026

Brasil Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Indonesia Kalah 0-3 di Copa das Nacoes 2026

Bola | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:59 WIB

Petugas Masih Lembur Beresin Sisa Sampah MotoGP 2026

Petugas Masih Lembur Beresin Sisa Sampah MotoGP 2026

Bali | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:52 WIB

×