Borneo FC vs Persija: Macan Kemayoran Wajib Menang Agar Presiden Tenang

Arief Apriadi

Sabtu, 27 Maret 2021 | 05:52 WIB
Borneo FC vs Persija: Macan Kemayoran Wajib Menang Agar Presiden Tenang
Pelatih Persija Sudirman sedang memimpin latihan, Senin (1/3/2021). (dok Persija)

Suara.com - Persija Jakarta mengawali babak penyisihan Grup B Piala Menpora 2021 dengan buruk. Mereka ditaklukan PSM Makassar 0-2 dan hal itu membuat Presiden klub, Mohamad Prapanca marah besar.

Kemarahan Prapanca dituangkan dalam artikel yang dimuat laman resmi Persija dengan judul mencolok 'PRESIDEN KLUB PERSIJA JAKARTA MARAH BESAR'.

"Tim tampil tanpa determinasi. Saya tidak habis pikir, mereka seperti tidak ingin menang," ujar Prapanca.

Kondisi itu membuat tim berjuluk Macan Kemayoran mau tidak mau harus mengamankan tiga poin saat memainkan matchday kedua Grup B kontra Borneo FC.

Pertandingan Borneo FC vs Persija Jakarta itu akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (27/3) mulai pukul 18.15 WIB.

Dari laga kontra PSM, ada dua poin besar yang dapat dikatakan sebagai faktor penyebab kekalahan skuad Macan Kemayoran yaitu, pertama, kurangnya gelandang dengan kreativitas tinggi dan, kedua, kesalahan individu.

Terkait poin pertama, sepertinya kepergian Evan Dimas meninggalkan lubang besar di lini tengah Persija.

Strategi PSM yang menekan sejak garis pertahanan Persija membuat barisan gelandang yang dikomando Marc Klok seperti bingung bagaimana harus membangun serangan.

Akibatnya, aliran bola mudah terputus. Sentral permainan Persija nyaris tidak terlihat.

baca juga

Pemain-pemain di sisi sayap yaitu Riko Simanjuntak dan Osvaldo Haay pun seperti terisolasi dan sulit mendapatkan bola yang akan ditujukan ke penyerang haus gol, Marko Simic.

Andai pemain kreatif seperti Evan Dimas masih ada di skuad, dialah yang dapat mencarikan jalan keluar dalam situasi tertekan sembari mengatur tempo permainan.

Kekosongan tersebut membuat gelandang-gelandang bahkan penyerang PSM leluasa menutup pergerakan anak-anak asuh pelatih Sudirman.

Kedua, tentang kesalahan individu. Soal ini terlihat jelas ketika PSM melesakkan gol kedua, di mana Yakob Sayuri mampu memanfaatkan kelengahan bek tengah anyar Persija Yan Motta, mencuri bola dan membuat gol.

Yan Motta, yang berasal dari Brazil, dinilai pelatih Sudirman masih kesulitan dalam berkomunikasi dengan rekan-rekannya.

Sebelum gol kedua PSM terjadi, bek berusia 21 tahun itu disebut tak mengerti teriakan dari kawan-kawannya di lapangan sehingga tak awas saat Yakob berlari dari belakang, mencuri bola lalu mengonversinya menjadi gol.

Persija mesti menemukan jalan keluar untuk dua persoalan di atas. Perkara hilangnya sosok seperti Evan Dimas, Sudirman wajib mencari terobosan, apakah itu menugaskan seorang pemain untuk menempati posisi itu atau mengganti strategi, misalnya seperti bermain melebar dan menghindari pertempuran gelandang di tengah.

Hal itu penting karena, di Piala Menpora, Borneo FC sudah memperlihatkan diri sebagai tim yang sulit dijinakkan. Pada laga perdana Grup B, Borneo FC 'cuma' kalah 0-1 dari Bhayangkara yang mereka buat kesulitan sepanjang laga.

Juru taktik Borneo Roberto Gomez bisa saja meniru taktik PSM untuk menundukkan Persija. Artinya, Persija harus siap dengan semua kemungkinan.

Pelatih Persija, Sudirman, selayaknya memperkaya skuadnya dengan beragam strategi yang bisa diterapkan saat bertanding. Bertumpu hanya pada satu taktik berpotensi menyingkirkan Persija dari Piala Menpora lebih cepat.

Sudirman pun sudah saatnya memunculkan jawaban untuk kesalahan individu pemain. Yan Motta sepertinya perlu mendapatkan banyak bimbingan dari para pemain senior Persija agar mudah beradaptasi di skuad. Di sini, bek tengah senior Otavio Dutra bisa menjadi kunci karena dirinya juga berasal dari Brazil dan berstatus WNI sejak tahun 2019.

Intinya, bagi Persija, pertandingan melawan Borneo FC harus dimenangkan. Kalau kalah, Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan berpotensi mengucapkan selamat tinggal Piala Menpora 2021.

Sebagai salah satu klub terbesar di Indonesia dan juara Liga 1 Indonesia 2018, tentu saja Persija tidak mau itu terjadi.

Ditambah lagi, materi pemain Persija juga tidak main-main, sudah diperkuat tiga pemain asing, plus dua pesepak bola naturalisasi. Wajar jika menjadi tim di peringkat terbawah klasemen sementara Grup B terasa sangat meresahkan.

Namun, Borneo FC pasti tidak akan memberikan kemenangan begitu saja kepada Persija. Pertandingan diprediksi berjalan ketat karena kedua tim ingin melaju ke babak delapan besar.

[Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panpel Piala Menpora Distribusikan Fee Pertandingan Sebesar Rp2,5 Miliar

Panpel Piala Menpora Distribusikan Fee Pertandingan Sebesar Rp2,5 Miliar

Bola | Jum'at, 26 Maret 2021 | 20:23 WIB

Boyong Pemain asal Prancis, Persiraja Punya 3 Pemain Asing di Piala Menpora

Boyong Pemain asal Prancis, Persiraja Punya 3 Pemain Asing di Piala Menpora

Bola | Jum'at, 26 Maret 2021 | 19:35 WIB

Asisten Shin Tae-yong: Semua Pemain Timnas Indonesia Dipantau

Asisten Shin Tae-yong: Semua Pemain Timnas Indonesia Dipantau

Bola | Jum'at, 26 Maret 2021 | 19:29 WIB

Tanpa Pilar Utama Hadapi Persija, Borneo FC Siap Maksimalkan Pemain Muda

Tanpa Pilar Utama Hadapi Persija, Borneo FC Siap Maksimalkan Pemain Muda

Bola | Jum'at, 26 Maret 2021 | 18:23 WIB

Ditahan Imbang Bali United, Pelatih Persib: Belum Ada yang Perlu Dievaluasi

Ditahan Imbang Bali United, Pelatih Persib: Belum Ada yang Perlu Dievaluasi

Jabar | Jum'at, 26 Maret 2021 | 17:11 WIB

Terkini

Eks Komandan Antiteror Ungkap 4000 Polisi Disiapkan Bentrok dengan Mahasiswa dan Warga

Eks Komandan Antiteror Ungkap 4000 Polisi Disiapkan Bentrok dengan Mahasiswa dan Warga

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween

Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:15 WIB

AI Makin Canggih, Digital Humanities Jadi Kunci agar Teknologi Tetap Berpihak pada Manusia

AI Makin Canggih, Digital Humanities Jadi Kunci agar Teknologi Tetap Berpihak pada Manusia

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara

Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Urutan Skincare Malam Viva untuk Memudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun

Urutan Skincare Malam Viva untuk Memudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:03 WIB

×