alexametrics

Bungkam Soal ESL, Pelatih Barcelona Kritik UEFA: Mereka Cuma Peduli Uang

Syaiful Rachman
Bungkam Soal ESL, Pelatih Barcelona Kritik UEFA: Mereka Cuma Peduli Uang
Gestur pelatih Barcelona Ronald Koeman saat timnya menghadapi Dynamo Kiev di fase grup Liga Champions pada 4 November 2020.[AFP]

Barcelona merupakan satu dari 12 klub penggagas ESL.

Suara.com - Saat banyak pihak sedang mengecam rencana European Super League (ESL) atau Liga Super Eropa, pelatih Barcelona Ronald Koeman justru mengkritik badan sepak bola Eropa (UEFA) karena selalu memikirkan uang dan tidak memedulikan para pemain.

Barcelona sendiri adalah salah satu dari 12 klub yang mengumumkan rencana untuk membentuk liga tersebut, yang telah ditinggal sebagian besar anggota pendirinya menyusul kritik keras dari suporter dan politisi.

Koeman mengkritik UEFA dan La Liga Spanyol, dengan mengatakan bahwa reformasi sangat diperlukan, termasuk mengurangi jumlah pertandingan.

Pelatih Barcelona Ronald Koeman tiba di Paris, Prancis, Selasa (9/3/2021), jelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara PSG vs Barcelona yang akan digelar di Parc des Princes. [AFP]
Pelatih Barcelona Ronald Koeman tiba di Paris, Prancis, Selasa (9/3/2021), jelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara PSG vs Barcelona yang akan digelar di Parc des Princes. [AFP]

"Saya setuju dengan (pelatih Manchester City Pep) Guardiola dalam hal jumlah pertandingan yang harus dimainkan pemain selama satu musim. Itu terlalu banyak, luar biasa," kata Koeman dalam konferensi pers jelang pertandingan Liga Spanyol lawan Getafe, yang dikutip Antara dari Reuters pada Rabu (21/4/2021).

Baca Juga: Delapan Klub Mundur, Presiden Juventus Pesimistis ESL Bakal Lanjut

"Semua orang berbicara tentang Liga Super dan Liga Champions, tetapi UEFA tidak memperhatikan para pemain tentang jumlah pertandingan."

"Satu-satunya hal yang mereka pedulikan adalah uang. Di La Liga, sama saja. Lihat penjadwalannya. Besok kami bermain jam 10 malam - kami perlu melindungi para pemain."

Pelatih asal Belanda itu juga mengatakan bahwa presiden klub Joan Laporta telah berbicara dengannya tentang Liga Super, tetapi Barcelona tidak akan tertarik untuk berpartisipasi.

"Ada banyak yang terjadi dan hal terbaik adalah tidak banyak bicara sekarang, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi. Yang paling saya inginkan adalah yang terbaik untuk klub ini," kata pelatih yang baru saja memenangkan Copa del Rey tersebut.

"Saya bukan juru bicara klub. Tugas saya adalah mempersiapkan pertandingan. Kami perlu melihat bagaimana semuanya berjalan. Kami hanya ingin yang terbaik untuk klub, tetapi bila ada yang berbicara tentang subjek ini, itu adalah presiden (Joan Laporta). "

Baca Juga: Cadiz Vs Real Madrid: 7 Pilar Absen, Zidane Panggil Empat Pemain Castilla

Barca saat ini terpaut lima poin di belakang pemuncak klasemen Atletico Madrid, tetapi bermain satu pertandingan lebih sedikit.

Komentar