alexametrics

Masjid Al Aqsa Diserang, Paul Pogba Beri Dukungan ke Palestina

Arief Apriadi
Masjid Al Aqsa Diserang, Paul Pogba Beri Dukungan ke Palestina
Gelandang tengah Manchester United, Paul Pogba. [JON SUPER / POOL / AFP]

Pogba yang baru saja membantu Manchester United meang 3-1 atas Aston Villa, memberi dukungannya untuk Palestina lewat Instagram Story.

Suara.com - Serangan yang dilakukan pasukan Israel terhadap warga sipil Palestina di Masjid Al Aqsa, mendapat perhatian khusus oleh gelandang Manchester United, Paul Pogba.

Pogba yang baru saja membantu Manchester United meang 3-1 atas Aston Villa, memberi dukungannya untuk Palestina lewat Instagram Story.

Dalam unggahannya, Pogba menulis bahwa yang dibutuhkan dunia ini adalah "kedamaian dan cinta" alih-alih perang dan kekerasan seperti yang terjadi di Palestina.

"#PrayForPalestine," tulis Pogba dalam unggahan yang sama di Instagram Story, Senin (10/5/2021).

Baca Juga: Jalani Puasa Ramadhan di Tengah Musim Kompetisi, Paul Pogba: Tidak Sulit

Bentrokan meletus saat umat Islam memadati kompleks masjid Al-Aqsa untuk menunaikan shalat Jumat terakhir di bulan Ramadhan tahun 2021.

Lebih dari 200 orang terluka ketika polisi anti huru hara Israel menyerbu kompleks masjid Al-Aqsa pada Jumat malam waktu setempat.

Gelandang Manchester United, Paul Pogba memberi dukungannya untuk Palestina lewat Instagram Story. [tangkapan layar Instagram@paulpogba]
Gelandang Manchester United, Paul Pogba memberi dukungannya untuk Palestina lewat Instagram Story. [tangkapan layar Instagram@paulpogba]

Polisi Israel menembakkan gas air mata dan peluru berlapis karet ke jemaah yang berkumpul di hari-hari terakhir bulan suci Ramadhan.

Puluhan polisi anti huru hara Israel memasuki kompleks Al-Aqsa, juga dikenal sebagai Temple Mount, pada Jumat malam ketika jemaah Muslim mengadakan shalat Tarawih.

Bentrokan itu terjadi ketika ketegangan meningkat karena pembatasan Israel atas akses ke beberapa bagian Kota Tua selama Ramadan dan ancaman penggusuran yang menimpa empat keluarga Palestina di Yerusalem timur yang diduduki untuk memberi jalan bagi pemukim Israel.

Baca Juga: Terakhir 2017, Paul Pogba Rindu Menangi Trofi Bersama Manchester United

Perserikatan Bangsa-Bangsa merilis pernyataan yang mengutuk penggusuran paksa tersebut.

Komentar