alexametrics

Soal Liga 1 Tanpa Degradasi, Ketum PSSI Serahkan ke Pemilik Suara

Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha
Soal Liga 1 Tanpa Degradasi, Ketum PSSI Serahkan ke Pemilik Suara
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kanan) berbincang dengan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Akhmad Hadian Lukita (kiri) sebelum Rapat Koordinasi Pengkajian Terhadap Usulan Kompetisi Sepak bola Liga 1 dan 2 di Wisma Kemenpora, Jakarta, Rabu (10/2/2021). . ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Seperti diketahui, isu tidak ada degradasi khususnya di Liga 1 telah menuai polemik.

Suara.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menyerahkan penuh Liga 1 2021/2022 tanpa degradasi kepada para pemilik suara. Mereka yang menentukan setuju atau tidaknya degradasi ditiadakan musim ini saat berlangsungnya Kongrea Tahunan pada 29 Mei mendatang.

Seperti diketahui, isu tidak ada degradasi khususnya di Liga 1 telah menuai polemik. Banyak yang menentang, tapi juga ada tak sedikit mendukung.

Iriawan menjelaskan ini semua dilakukan karena situasi pandemi Covid-19 belum normal. Selain itu, apa yang dilakukan oleh PSSI merupakan tindaklanjut saran klub.

"Saya tergantung pemilik suara nanti kita lemparkan. Ini kan baru wacana, kenapa tidak ada degradasi, situasi belum pulih. Sekarang belum pulih, tidak semua klub siap," kata Iriawan di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (11/5/2021).

"Kan kasian tiba-tiga ada klub pemain terkena Covid 2/3 selesai itu. Lalu ini masukan dari klub, mereka kirim surat ke kita."

"Akhirnya kita rapat Exco, apakah ini akan kita bawa ke Kongres, setuju. Nanti keputusan di kongres. Jadi bukan sekarang diputuskan," ia menjelaskan.

Lebih lanjut, mantan Kapolda Metro Jaya itu menuturkan pihaknya bakal menjelaskan semuanya kepada pemilik suara mengapa rencana tersebut sampai keluar.

"Nanti, kan teman-teman bisa denger di Kongres itu. Kami akan sampaikan, ini lo kenapa, ada masukan, oke, berapa banyak, silakan berapa banyak, Anda yang akan bermain," pungkasnya.

Liga 1 2021/2022 akan kick-off pada 3 Juli mendatang. Sementara Liga 2 rencananya bakal bergulir dua pekan setelahnya.

Komentar