-
PSSI mewaspadai dampak konflik Timur Tengah terhadap penerbangan pemain Timnas Indonesia dari Eropa.
-
Arya Sinulingga mempertimbangkan rute alternatif melalui Amerika demi menjamin keamanan seluruh skuad Garuda.
-
Agenda FIFA Series 2026 pada Maret ini menjadi alasan utama PSSI mempercepat skenario perjalanan.
Suara.com - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah mulai memberi dampak pada persiapan Timnas Indonesia. Konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel membuat PSSI harus lebih berhati-hati dalam mengatur perjalanan para pemain yang berkarier di Eropa menuju Tanah Air.
Ketegangan di kawasan tersebut dilaporkan terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Serangan udara masih terjadi di sejumlah titik, sementara beberapa kapal tanker di kawasan Selat Hormuz juga dilaporkan terdampak situasi tersebut.
Kondisi ini berimbas pada aktivitas penerbangan internasional. Sejumlah maskapai dilaporkan melakukan penyesuaian rute penerbangan, bahkan ada yang mengalami penundaan akibat situasi keamanan di wilayah udara Timur Tengah.
Situasi tersebut menjadi perhatian serius bagi PSSI. Pasalnya, banyak pemain Timnas Indonesia saat ini merumput di Eropa sehingga harus menempuh perjalanan jarak jauh untuk bergabung dengan skuad Garuda.
PSSI harus memikirkan skenario perjalanan terbaik. Ini karena ada FIFA Series 2026 yang akan digelar pada Maret ini.
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, mengakui pihaknya cukup khawatir dengan kondisi penerbangan yang berpotensi terdampak konflik di Timur Tengah.
“Kami juga agak khawatir mengenai penerbangan teman-teman yang dari Eropa dan sebagainya," kata Arya kepada awak media.
"Kita tahu situasi di Timur Tengah seperti itu, nanti coba dicari cara bagaimana supaya memungkinkan mereka bisa terbang ke Indonesia,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa hingga kini PSSI masih terus memantau perkembangan situasi sebelum menentukan jalur perjalanan paling aman bagi para pemain timnas.
Baca Juga: Rahasia Strategi Iran Melawan AS-Israel dalam Perang Terbuka
Dengan waktu yang semakin dekat menuju FIFA Series, PSSI berharap kondisi penerbangan internasional segera kembali stabil sehingga seluruh pemain yang dipanggil dapat bergabung dengan Timnas Indonesia tanpa kendala perjalanan.
“Situasinya kan kita belum tahu bagaimana-bagaimananya, lewat mana. Apakah nanti lewat Amerika atau bagaimana, kita belum tahu juga."
"Nanti kita lihat urgensinya ke skuad-skuadnya, apakah pelatih bisa mencari langkah-langkah terbaik. Secara teknis nanti akan kita lihat mana yang terbaik,” pungkasnya.