alexametrics

Pengakuan Xavi Hernandez: Siap Latih Barcelona, Tapi Tak Pernah Dipanggil Laporta

Syaiful Rachman
Pengakuan Xavi Hernandez: Siap Latih Barcelona, Tapi Tak Pernah Dipanggil Laporta
Mantan pemain Barcelona dan Tim Spanyol Xavi Hernandez menyerahkan trofi di final Euro 2016. PATRIK STOLLARZ / AFP

Xavi Hernandez sebelumnya dikabarkan bakal menggantikan Ronald Koeman sebagai pelatih Barcelona.

Suara.com - Xavi Hernandez dikaitkan dengan Barcelona dalam beberapa tahun terakhir, akan tetapi pada kenyataannya pelatih Al Sadd itu mengaku belum menerima panggilan dari bekas klubnya tersebut untuk menggantikan Ronald Koeman.

Xavi yang kini berusia 41 tahun, membukukan 767 penampilan di semua kompetisi ketika masih berseragam Barcelona. Xavi memperkuat Barcelona sejak 2008 dan meninggalkan Camp Nou pada 2015.

"Saya selalu tersedia di bursa transfer. Saya sudah menjadi pelatih selama dua tahun dan saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan [presiden Barcelona Joan] Laporta," kata Xavi dalam presentasi di Kampus Xavi Hernandez di Barcelona.

Xavi Hernandez (kanan) bersama Lionel Messi saat merayakan juara trofi Liga Champions 2015. AFP/PATRIK STOLLARZ
Xavi Hernandez (kanan) bersama Lionel Messi saat merayakan juara trofi Liga Champions 2015. AFP/PATRIK STOLLARZ

"Barcelona telah memutuskan untuk tetap bersama Koeman dan saya berharap yang terbaik untuknya," sambungnya seperti dikutip Marca, Kamis (10/6/2021).

Baca Juga: Euro 2020: Baru Sehari, Diego Llorente Sudah Dinyatakan Negatif COVID-19

"Apa pun yang Laporta putuskan, saya membayangkan itu akan menjadi yang terbaik untuk klub."

Kabar kepulangan Xavi ke Barcelona sebagai pelatih, kerap terdengar. Namun, eks pemain tengah Los Cules itu mengaku tidak terburu-buru untuk memulai karier kepelatihannya di Eropa.

Namun, ia kembali menegaskan siap untuk kembali ke klub yang menjadikannya salah satu gelandang terbaik di dunia.

"Saya tidak tahu kapan momen itu akan datang, tapi saya tidak terburu-buru," katanya.

“Ini adalah mimpi dan ambisi saya. Saya tidak bisa membayangkan memiliki dua tawaran untuk kembali, dan mereka tiba [keduanya selama kepresidenan Josep Maria Bartomeu]."

Baca Juga: Jelang Euro 2020: Mengenang Teknik Unik Eksekusi Penalti Antonin Panenka di Euro 1976

"Saya mencoba untuk siap ketika Barcelona atau klub lain datang. Saya siap, tetapi saya tidak terburu-buru. Saya berharap semuanya akan membuahkan hasil."

Komentar