alexametrics

Deschamps Puji Griezmann Setinggi Langit Jelang Duel Hungaria Vs Prancis

Syaiful Rachman
Deschamps Puji Griezmann Setinggi Langit Jelang Duel Hungaria Vs Prancis
Gestur pemain Timnas Prancis Antoine Griezmann setelah kehilangan peluang di depan gawang Bulgaria dalam laga persahabatan jelang Euro 2020 di Stade de France, 8 Juni 2021. [AFP]

Prancis wajib menang atas Hungaria jika ingin mengamankan tiket fase knock out.

Suara.com - Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps melontarkan pujian kepada Antoine Griezmann yang disebutnya sebagai salah satu pemain terbaik di daratan Eropa, bahkan dunia.

Komentar itu disampaikan Deschamps jelang laga lanjutan Grup F Euro 2020 melawan Hungaria di Budapest, Sabtu (19/6/2021), di mana Griezmann menajamkan rekornya sebagai pemain yang selalu tampil dalam starting eleven tim nasional Prancis untuk 50 pertandingan beruntun.

"Dia salah satu pemain yang mampu mengubah pertandingan. Dia sangat kreatif dan punya kemampuan berpikir dengan berbeda, sungguh menyenangkan ditonton," kata Deschamps dilansir Antara dari Reuters, Jumat (18/6/2021).

Pemain Timnas Prancis Antoine Griezmann rayakan golnya ke gawang Bulgaria dalam laga persahabatan jelang Euro 2020 di Stade de France, 8 Juni 2021. [AFP]
Pemain Timnas Prancis Antoine Griezmann rayakan golnya ke gawang Bulgaria dalam laga persahabatan jelang Euro 2020 di Stade de France, 8 Juni 2021. [AFP]

"Dia sudah mematahkan rekor starting eleven. Dia tampil secara beruntun, sungguh luar biasa baginya. Dia mungkin tidak lagi berusia 20 tahun, tapi selalu menjaga kondisinya dengan cermat."

Baca Juga: Penalti Emil Forsberg Paksa Slovakia Berlutut di Kaki Pemain Swedia

"Anda bisa melihat pengaruhnya lewat gol dan assist yang ia bukukan. Tambahkan itu dengan kapasitasnya mengubah jalannya pertandingan, sembari rajin turun ke belakang menunaikan tugasnya dalam bertahan."

"Sungguh dia adalah salah satu pemain terbaik sepanjang masa, baik di Eropa maupun dunia," ujar Deschamps.

Kemenangan kontra Hungaria akan mengunci langkah Prancis ke babak 16 besar menyusul tim-tim unggulan lain yang sudah lebih dulu melaju seperti Italia dan Belgia.

Kendati Hungaria bisa dianggap sebagai lawan yang lebih ringan dibandingkan Portugal untuk laga penutup Grup F, Deschamps mengaku tidak berencana mengistirahatkan pemain-pemain penting.

"Yang terpenting sekarang adalah memikirkan formasi dan struktur kami untuk pertandingan besok. Ya, kami sudah memenangi pertandingan pertama, dan jika mampu menjaga level penampilan mungkin kami menang dan lolos," kata Deschamps.

Baca Juga: Pimpin Latihan Persija, Angelo Alessio: Saya Akan Kerja Keras

"Saya menempuh langkah satu per satu. Itu artinya saya belum memikirkan pertandingan ketiga. Kami bersiap melawan Hungaria," sambungnya.

Komentar