alexametrics

Bahagia Simone Inzaghi Latih Inter Milan, Stefan de Vrij: Dia Pelatih Cerdas

Syaiful Rachman
Bahagia Simone Inzaghi Latih Inter Milan, Stefan de Vrij: Dia Pelatih Cerdas
Bek Inter Milan Stefan de Vrij melakukan selebrasi usai mencetak gol saat menghadapi AC Milan di San Siro stadium. Miguel MEDINA / AFP

Simone Inzaghi menggantikan Antonio Conte.

Suara.com - Bek Inter Milan asal Belanda Stefan de Vrij mengaku senang dengan kehadiran pelatih baru Simone Inzaghi di Nerazzuri.

Dikutip Antara dari football-italia, de Vrij mengaku dirinya sangat senang karena sebelumnya ia dan Inzaghi pernah bekerja sama di Lazio.

"Saya sangat senang dengan kedatangan Inzaghi, seperti kami bekerja sama dengan baik di Lazio," kata de Vrij.

Pelatih Lazio Simone Inzaghi. Marco BERTORELLO / AFP
Simone Inzaghi saat masih menukangi Lazio. Marco BERTORELLO / AFP

de Vrij menilai Inzaghi adalah pelatih yang pintar dan bisa menawarkan banyak hal di Inter. Selain itu, saat ini Inzaghi juga berhasil membawa atmosfer bagus ke dalam tim.

Baca Juga: Berebut Renato Sanches, Kans Arsenal Lebih Besar Ketimbang Liverpool

"Dia adalah pelatih cerdas dan banyak yang ditawarkan kepada kami. Dia membawa atmosfer luar biasa jadi setiap orang memberikan yang terbaik," ungkap de Vrij.

Simone Inzaghi dikenal sebagai pelatih yang suka menggunakan formasi 3-5-2 sama seperti pelatih Inter sebelumnya, Antonio Conte.

Menurut de Vrij, hal ini adalah sebuah keuntungan bagi Inter karena filosofi taktik yang dimiliki Inzaghi akan lebih mudah masuk ke dalam tim.

"Saya pikir ini adalah keuntungan bahwa Inzaghi memiliki kesamaan filosofi taktik dengan Conte, karena skuad kurang lebih belum tersentuh dan kami harap bisa mengambil apa yang tertinggal," terang de Vrij.

Simone Inzaghi menggantikan peran sebagai pelatih di Inter usai Antonio Conte memilih untuk mengakhiri kontraknya dengan kesepakatan bersama pada akhir musim lalu.

Baca Juga: Ballon d'Or: Jorginho Lebih Layak Menang Ketimbang Lionel Messi

Bersama Conte, Inter berhasil meraih gelar juara Serie A 2020/2021 setelah terakhir kali meraih juara pada tahun 2010 lalu.

Komentar