Legenda MU Gaungkan Ide Klub Sepakbola Didik Penggemar Soal Rasisme

Arief Apriadi

Kamis, 22 Juli 2021 | 23:05 WIB
Legenda MU Gaungkan Ide Klub Sepakbola Didik Penggemar Soal Rasisme
Suporter menyaksikan laga Euro 2020 antara Inggris vs Kroasia di Stadion Wembley, Minggu (13/6/2021). [AFP]

Suara.com - Legenda Manchester United, Patrick Evra menggaungkan ide agar klub sepakbola bisa memberikan edukasi kepada penggemar perihal isu rasisme.

Hal itu disampaikan Evra setelah pemain kulit hitam Timnas Inggris menjadi sasaran pelecehan rasis daring usai gagal mengeksekusi penalti dalam kekalahan dari Italia di final Euro 2020.

Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka menjadi sasaran pelecehan saat mereka gagal mengeksekusi penalti dalam kekalahan 2- 3 Inggris dari Italia, setelah pertandingan berakhir 1-1 usai perpanjangan waktu.

Pelecehan itu mendapat kecaman luas mulai dari kapten, manajer, bangsawan, pemimpin agama, dan politisi Inggris.

Sementara itu, Perdana Menteri Boris Johnson mendesak perusahaan media sosial berbuat lebih banyak untuk mengatasi penyalahgunaan online yang "muncul dari ruang gelap internet".

Evra mengatakan kepada Sky Sports sebagaimana dilansir dari Antara, Kamis (22/7/2021), bahwa pendidikan adalah kunci untuk mengatasi masalah lama tersebut.

"Jika kita tidak melakukan sesuatu, rasisme akan selalu ada karena hal tersebut sudah ada selama bertahun-tahun. Anda tahu kita perlu berubah dan karena itulah mengapa pendidikan menjadi sangat penting," kata Evra.

"Saya ingin orang-orang di klub berinvestasi dalam pendidikan, untuk bertemu dan berbicara kepada penggemar, mungkin sekelompok penggemar dan mengatakan apa yang mereka rasakan ketika mereka dilecehkan karena warna kulit mereka.

"Jangan bilang klub sepak bola tidak bisa melakukan itu, FIFA atau UEFA harus lebih banyak melakukan pertemuan dengan fans sehingga mereka mengerti ketika mereka berbicara tidak pantas kepada pemain berkulit hitam saat mendapatkan bola, bagaimana hal tersebut mempengaruhi mereka. Itu sangat penting."

baca juga

Penyalahgunaan online terhadap pemain menyebabkan otoritas sepak bola Inggris memboikot platform media sosial sebelum Euro. Di sisi lain, Inggris tengah merencanakan pembuatan undang-undang untuk memaksa perusahaan teknologi bertindak lebih banyak.

Seorang juru bicara Twitter pekan lalu mengatakan mereka telah menghapus lebih dari 1.000 postingan dan secara permanen menangguhkan sejumlah akun, sementara Facebook juga mengatakan mereka telah menghapus komentar kasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Christian Eriksen Tidak Diizinkan Perkuat Inter Milan di Serie A, Kecuali...

Christian Eriksen Tidak Diizinkan Perkuat Inter Milan di Serie A, Kecuali...

Bola | Kamis, 22 Juli 2021 | 21:47 WIB

Berkat Bruno Fernandes, MU Tikung Arsenal dalam Perburuan Ruben Neves

Berkat Bruno Fernandes, MU Tikung Arsenal dalam Perburuan Ruben Neves

Bola | Kamis, 22 Juli 2021 | 20:26 WIB

Tinggal Selangkah Lagi, Manchester United Rampungkan Transfer Raphael Varane

Tinggal Selangkah Lagi, Manchester United Rampungkan Transfer Raphael Varane

Bola | Kamis, 22 Juli 2021 | 17:25 WIB

Dukungan Mesut Ozil pada Bukayo Saka atas Kegagalan Penalti

Dukungan Mesut Ozil pada Bukayo Saka atas Kegagalan Penalti

Bola | Kamis, 22 Juli 2021 | 16:08 WIB

Kesampingkan Man United, Kieran Trippier Umbar Momen Intim di Kolam Renang

Kesampingkan Man United, Kieran Trippier Umbar Momen Intim di Kolam Renang

Bola | Kamis, 22 Juli 2021 | 15:16 WIB

Terkini

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga

Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Asap Tak Punya Paspor, Airlangga Minta Negara ASEAN Tolong RI

Asap Tak Punya Paspor, Airlangga Minta Negara ASEAN Tolong RI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:13 WIB

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Mahasiswa UIN Jakarta Cium Aroma Intervensi Politik

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Mahasiswa UIN Jakarta Cium Aroma Intervensi Politik

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG

Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG

Kalbar | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:11 WIB

×