6 Cara Memulihkan Kondisi Tubuh bagi Pesepak Bola

Irwan Febri Rialdi

Selasa, 17 Agustus 2021 | 21:29 WIB
6 Cara Memulihkan Kondisi Tubuh bagi Pesepak Bola
Pemain Timnas Indonesia U-16 berendam di air es batu. (Dok. PSSI)

Suara.com - Sepak bola adalah salah satu olahraga yang identik dengan kontak fisik. Sehingga saat usai bermain, perlu adanya pemulihan terhadap otot-otot yang digunakan.

Pemulihan kondisi tubuh pemain sepak bola kini menjadi poin penting bagi setiap pemain agar terhindar dari cedera. Pasalnya, otot-otot selalu digunakan maksimal dalam memainkan olahraga satu ini.

Menurut berbagai sumber, untuk pesepak bola yang baru saja selesai bermain, dibutuhkan waktu 48 hingga 72 jam untuk kembali berada dalam kondisi fit.

Proses pemulihan ini selain menghindarkan pemain dari cedera juga agar para pesepak bola bisa tetap berada di puncak performanya.

Maka jangan heran bila seorang pemain yang usai bertanding, melakukan pemulihan baik itu dengan Recovery Training (latihan pemulihan) atau menggunakan alat bantu lainnya.

Berikut enam cara yang bisa dipakai untuk memulihkan kondisi pesepak bola pasca bertanding.

1. Mandi atau Berendam dengan Es (Ice Bath)

Mandi es menjadi pilihan utama para pemain pasca bertanding atau berlatih untuk merelaksasi otot-otot yang digunakan secara intens.

Diyakini dengan berendam di es atau air es, otot para pemain akan sempit kembali sehingga meminimalisir terjadinya pembengkakan otot.

baca juga

Selain itu, terapi ini disebut bisa mengurangi stres oksidatif di otot serta meredam transmisi saraf yang mengurangi rasa sakit.

2. Terapi Bekam

Bekam dikenal sebagai pengobatan tradisional dengan cara mengeluarkan darah statis yang mengandung toksin. Caranya pun dilakukan dengan penyedotan darah dari sayatan kecil di kulit.

Selain untuk mengangkat darah yang mengandung toksin, bekam dipercaya juga bisa mengurangi rasa sakit di peradangan tubuh dan membuat seseorang menjadi lebih rileks baik di tubuh dan pikirannya.

3. Alat Pemulihan Pribadi

Di era yang telah maju seperti saat ini, kegiatan untuk memulihkan kondisi fisik pun bisa dilakukan dengan alat.

Salah satunya adalah Inflatable Leg Recovery. Alat ini sendiri digunakan ke kaki dan hampir setiap pesepak bola profesional memilikinya.

Cara kerja alat ini sendiri seperti meremas kaki dengan lembut layaknya pijatan. Bahkan sebuah studi menyebutkan alat ini dapat mengurangi nyeri otot, kelelahan, dan peradangan sendi.

4. Cryosauna

Metode ini hampir sama dengan mandi atau berendam di es. Cryosauna sendiri merupakan alat di mana pemakainya masuk ke wadah pendingin bernitrogen yang penuh dengan asap selama tiga menit.

Adapun penggunaan Cryosauna ini untuk menurunkan suhu tubuh pasca bertanding. Metode ini sering dipakai pesepak bola saat ini karena dianggap efektif memulihkan kondisi tubuh dengan cepat.

5. Dengan Metode Lama atau Klasik

Sebelum adanya metode-metode seperti di atas, para pemain mengenal dengan yang namanya pemanasan dan pendinginan.

Pemanasan dan pendinginan ini dilakukan untuk membiasakan otot agar tak terkejut saat sebelum dan sesudah melakukan aktivitas berat.

Cara-cara klasik ini juga dibarengi dengan pijatan dari Fisioterapis milik sebuah klub. Hingga saat ini, metode ini masih awam digunakan setiap klub profesional di seluruh dunia.

6. Gaya Hidup

Seperti yang telah dibahas di atas, bahwa setelah bertanding atau berlatih pemain memiliki waktu 48 hingga 72 jam untuk kembali fit.

Dalam rentang waktu tersebut, seorang pesepak bola harus menjaga gaya hidup seperti tidur teratur dan diet seimbang.

Selain itu, asupan karbohidrat, mineral, vitamin dan protein pun harus tetap dijaga untuk memulihkan kondisi setelah beraktivitas berat.

Kontributor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesepak Bola Lee Kang In Gabung The Black Label, Siap Jajal Karier Hiburan

Pesepak Bola Lee Kang In Gabung The Black Label, Siap Jajal Karier Hiburan

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:16 WIB

Indra Sjafri Bagikan Tips agar Anak Bisa Jadi Pesepak Bola Profesional

Indra Sjafri Bagikan Tips agar Anak Bisa Jadi Pesepak Bola Profesional

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 15:26 WIB

Kenapa Pesepak Bola Sering Muntahkan Minuman di Lapangan? Begini Penjelasan Pakar

Kenapa Pesepak Bola Sering Muntahkan Minuman di Lapangan? Begini Penjelasan Pakar

Bola | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:51 WIB

Piala Dunia 2026: Mengapa Kita Memuja Pesepak Bola Bak Dewa?

Piala Dunia 2026: Mengapa Kita Memuja Pesepak Bola Bak Dewa?

Your Say | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:00 WIB

Bukan Cuma Belanja, Jakarta Fair 2026 Juga Hadirkan Meet & Greet Bareng Pesepak Bola

Bukan Cuma Belanja, Jakarta Fair 2026 Juga Hadirkan Meet & Greet Bareng Pesepak Bola

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:18 WIB

10 Julukan Pesepak Bola Dunia dan Kisah di Balik Namanya

10 Julukan Pesepak Bola Dunia dan Kisah di Balik Namanya

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:00 WIB

Calvin Verdonk Berpeluang Cetak 2 Sejarah Besar usai Lille Resmi Lolos ke Liga Champions

Calvin Verdonk Berpeluang Cetak 2 Sejarah Besar usai Lille Resmi Lolos ke Liga Champions

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Pesepak Bola Ditembak Mati di Pinggir Jalan: Posisi Penyerang, Usia 20 Tahun

Pesepak Bola Ditembak Mati di Pinggir Jalan: Posisi Penyerang, Usia 20 Tahun

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:45 WIB

Mau Berperilaku Aneh dan Gila Sekali pun, 4 Pesepak Bola Ini Tak Mungkin Dibenci

Mau Berperilaku Aneh dan Gila Sekali pun, 4 Pesepak Bola Ini Tak Mungkin Dibenci

Bola | Sabtu, 13 September 2025 | 13:57 WIB

Bola Emas yang Ternoda: Sejarah, Kontroversi, dan Bisik-bisik Kelam Ballon dOr

Bola Emas yang Ternoda: Sejarah, Kontroversi, dan Bisik-bisik Kelam Ballon dOr

Bola | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 10:11 WIB

Terkini

Pemuda Betawi Pimpin PCNU Kota Tangerang, Sejak Kecil Ditempa di Pesantren

Pemuda Betawi Pimpin PCNU Kota Tangerang, Sejak Kecil Ditempa di Pesantren

Banten | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:49 WIB

Warna Pintu Toko yang Baik Menurut Feng Shui agar Bisnis Lancar, Jangan Salah Pilih

Warna Pintu Toko yang Baik Menurut Feng Shui agar Bisnis Lancar, Jangan Salah Pilih

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:49 WIB

Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Pulau Palue NTT

Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Pulau Palue NTT

Foto | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin

Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Enam Saksi Pihak Swasta Diperiksa Terkait Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah

Enam Saksi Pihak Swasta Diperiksa Terkait Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Mendagri Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue

Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Mendagri Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi

Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo

Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo

Surakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor

Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:41 WIB

Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim

Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:39 WIB

×