Kisah Tragis Robert Enke, Kiper Timnas Jerman yang Bunuh Diri karena Depresi

Arief Apriadi

Selasa, 31 Agustus 2021 | 14:05 WIB
Kisah Tragis Robert Enke, Kiper Timnas Jerman yang Bunuh Diri karena Depresi
Arsip - Gambar yang diambil pada 18 November 2009 menunjukkan kaus sepak bola almarhum kiper nasional Jerman, Robert Enke, ditinggalkan di bangku cadangan sebelum pertandingan sepak bola persahabatan Jerman vs Pantai Gading di Gelsenkirchen, Jerman barat. Robert Enke, yang menderita depresi, bunuh diri pada 10 November 2009. Penggemar sepak bola dan pejabat tinggi sepak bola akan memperingatinya pada 10 November 2010, satu tahun setelah ia meninggal. FOTO AFP JOHN MACDOUGALL.

Suara.com - Dunia sepak bola Jerman sempat dikejutkan dengan berita duka yang menimpa Robert Enke. Kiper klub Hannover 96 ini wafat setelah ditemukan bunuh diri pada Rabu, 11 November 2009 silam.

Saat itu, Robert Enke yang berstatus sebagai kiper timnas Jerman diketahui menabrakkan dirinya ke kereta api yang tengah melaju cepat di perlintasan Neustadt am Rubenberge.

Dari laporan yang ditulis BBC, Robert Enke melakukan bunuh diri setelah bertahun-tahun mengalami depresi.

Sebelum meninggal dunia di usia 32 tahun, Robert Enke harus bergulat dengan depresi sejak tahun 2003. Hal itu diungkapkan oleh istrinya, Teresa Enke.

Saat itu, Teresa menjelaskan latar belakang peristiwa yang menimpa suaminya dalam sesi konferensi pers di kantor pusat Hannover 96, klub terakhir yang diperkuat Robert Enke.

Penyebabnya, Enke yang bergabung dengan Barcelona pada awal musim 2002/2003 mengalami kesulitan untuk menembus skuad utama.

Arsip - Gambar diambil pada 28 Mei 2009. Robert Enke, penjaga gawang tim nasional sepak bola Jerman, menghadiri sesi latihan di Shanghai selama tur musim panas tim ke China dan Uni Emirat Arab. Penjaga gawang Jerman dan Hannover 96 berusia 32 tahun tewas setelah dia melemparkan dirinya ke bawah kereta api di perlintasan sebidang, kata polisi pada 10 November 2009. AFP PHOTO / OLIVE LANG.
Arsip - Gambar diambil pada 28 Mei 2009. Robert Enke, penjaga gawang tim nasional sepak bola Jerman, menghadiri sesi latihan di Shanghai selama tur musim panas tim ke China dan Uni Emirat Arab. Penjaga gawang Jerman dan Hannover 96 berusia 32 tahun tewas setelah dia melemparkan dirinya ke bawah kereta api di perlintasan sebidang, kata polisi pada 10 November 2009. AFP PHOTO / OLIVE LANG.

Barcelona yang saat itu diasuh oleh Louis van Gaal tak mampu membuat Enke bersinar. Sebab, ia gagal beradaptasi dengan lingkungan maupun gaya permainan Barcelona.

Perjalanan karier yang dialami Enke bertambah pelik saat ia mencatatkan debut bersama Barcelona pada turnamen Copa Del Rey.

Berjumpa Novelda, gawang yang dikawal oleh Enke kebobolan tiga kali. Laga berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan tim lawan.

baca juga

Kapten Barcelona saat itu, Frank de Boer, justru menyebut bahwa Enke menjadi biang kekalahan timnya karena terciptanya dua dari tiga gol ke gawang Barca.

Sejak saat itu, posisi Enke di Barcelona kian kelam. Tempat utama di bawah mistar gawang akhirnya diberikan kepada Victor Valdes yang baru saja promosi dari tim junior.

Setelah sempat bergulat dengan kariernya, Enka kembali menghadapi situasi sulit pada tahun 2004. Ia dan Teresa akhirnya dikaruniai seorang buah hati.

Anak perempuan dari pasangan ini bernama Lara. Namun, sang buah hati justru lahir dengan kondisi yang mengkhawatirkan.

Dokter yang saat itu menangani Lara menyebut bahwa ia lahir dengan bawaan kelainan jantung. Puncak depresi yang dialami Enke terjadi pada 2006.

Satu-satunya anak yang dimilikinya menghembuskan nafas terakhir saat baru berusia dua tahun karena penyakit jantung tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Joko Susilo Ungkap Formasi Tiga Bek Persik Terinspirasi dari Timnas Jerman

Joko Susilo Ungkap Formasi Tiga Bek Persik Terinspirasi dari Timnas Jerman

Bola | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 14:56 WIB

Legenda Bayern Munchen dan Timnas Jerman, Gerd Muller Meninggal Dunia

Legenda Bayern Munchen dan Timnas Jerman, Gerd Muller Meninggal Dunia

Your Say | Senin, 16 Agustus 2021 | 07:02 WIB

Romantis, Pemain Timnas Jerman Lamar Kekasih Usai Kalahkan Arab Saudi di Olimpiade 2020

Romantis, Pemain Timnas Jerman Lamar Kekasih Usai Kalahkan Arab Saudi di Olimpiade 2020

Bola | Selasa, 03 Agustus 2021 | 12:17 WIB

Toni Kroos Umumkan Pensiun dari Timnas Jerman

Toni Kroos Umumkan Pensiun dari Timnas Jerman

Bola | Sabtu, 03 Juli 2021 | 03:15 WIB

Gulung Timnas Jerman 2-0, Inggris Melenggang ke Perempat Final Euro 2020

Gulung Timnas Jerman 2-0, Inggris Melenggang ke Perempat Final Euro 2020

Banten | Rabu, 30 Juni 2021 | 09:40 WIB

Terkini

Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026

Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:54 WIB

Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026

Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:29 WIB

Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026

Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:14 WIB

Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah

Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 10:59 WIB

Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah

Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:39 WIB

Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia

Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:11 WIB

Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya

Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:39 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia

Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:26 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar

Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:06 WIB

Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030

Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB