alexametrics

Kalah dari Chelsea, Tottenham Dianggap Tak Punya Hasrat Menang

Arief Apriadi
Kalah dari Chelsea, Tottenham Dianggap Tak Punya Hasrat Menang
Penyerang Tottenham Hotspur, Son Heung-min (kiri) dan kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga menunggu perawatan pasca berbenturan dalam matchday pekan kelima Liga Inggris 2021/2022, di Stadion Tottenham Hotspur, Minggu (19/9/2021) malam WIB. JUSTIN TALLIS / AFP.

Tottenham Hotspur kalah telak 0-3 dari Chelsea.

Suara.com - Mantan pemain Manchester United, Roy Keane marah dengan cara bermain Tottenham Hotspur saat kalah telak 0-3 dari Chelsea dalam matchday kelima Liga Inggris 2021/2022, Minggu (19/9/2021) malam WIB.

Melansir dari Sky Sports, Senin (20/9/2021), Tottenham Hotspur kalah telak 0-3 setelah gawang Hugo Lloris dibobol Thiago Silva (49'), N'Golo Kante (57'), dan Antonio Rudiger (90+2').

"Saya tidak percaya betapa buruknya Spurs. Anda boleh memiliki hari libur dan terkadang Anda kalah kualitas, tetapi ada kurangnya hasrat dari Spurs untuk gol kedua dan ketiga," kata Keane.

"Saya cukup marah karena menonton Spurs hari ini. Perbedaan hasrat dan keinginan untuk memenangkan pertandingan sepak bola (dapat) kita lihat dari gol kedua."

Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Libas Tuan Rumah Tottenham, Chelsea Mantap di Puncak Klasemen

"Chelsea memenangkan bolanya kembali dan Tottenham tidak melakukan dasar-dasar [permainan]. Saya berbicara tentang menutup pemain dan mempertaruhkan tubuh Anda."

Sama dengan Keane, Rekan komentator Sky Sports, Graeme Souness juga tidak terkesan dengan permainan Spurs.

"Spurs tidak terlihat seperti sebuah tim. Mereka membuat kesalahan mendasar yang menghasilkan gol. Pada level ini, level tertinggi, jika Anda tidak melakukan dasar-dasar dengan benar, Anda akan mendapatkan hukuman," ujar Souness.

Tottenham pada awalnya tampil cukup meyakinkan, sebelum gagal meladeni permainan Chelsea pasca N'Golo Kante masuk menggantikan Mason Mount di babak kedua.

"Seringkali ini tentang siapa yang ingin menyundul bola. Spurs tidak memiliki pemain yang ingin bertahan dan menyundul bola. Mereka harus mempertaruhkan tubuh mereka," jelas Keane.

Baca Juga: Lingard dan De Gea Jadi Pahlawan, Manchester United Menang Dramatis di Markas West Ham

Penulis: Jacinta Aura Maharani

Komentar