alexametrics

BRI Liga 1 Diharapkan Bisa dengan Penonton di Awal 2022, Tapi...

Rully Fauzi | Adie Prasetyo Nugraha
BRI Liga 1 Diharapkan Bisa dengan Penonton di Awal 2022, Tapi...
Suasana laga BRI Liga 1 antara PSM Makassar vs Persib Bandung. (dok. ligaindonesiabaru.com)

PT LIB berupaya agar pertandingan BRI Liga 1 bisa disaksikan secara langsung oleh para suporter di stadion.

Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selalu operator kompetisi sedang merancang skema diperbolehkannya penonton hadir langsung menyaksikan laga-laga BRI Liga 1 di stadion. PT LIB menargetkan para suporter bisa mendukung tim kesayangannya berlaga di stadion pada awal 2022.

Dalam waktu dekat sendiri, hal tersebut memang masih belum memungkinkan. Selain belum adanya izin dari pemerintah di masa pandemi COVID-19 ini meski sudah diberi lampu hijau, PT LIB belum menyiapkan beberapa hal kaitannya dengan kehadiran penonton.

"Target sih awal tahun depan karena sekarang perangkat kita belum siap. Karena kan butuh petugas-petugas juga yang mengatur tempat duduk penonton. Harus bikin protap baru, itu harus kuat," kata Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita saat dihubungi awak media, Kamis (14/10/2021).

"Tapi tergantung pemerintah juga. Kan misalnya punya pertimbangan lain soal tanggal, tempat, jumlahnya berapa (penonton di stadion). Itu tergantung koordinasi pemerintah," jelasnya.

Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, saat menghadiri Extraordinary Club Meeting 2020 di Hotel Royal Ambarrukmo, Selasa (13/10/2020). (Suara.com/Irwan Febri Rialdi).
Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita. (Suara.com/Irwan Febri Rialdi)

Sejauh ini, PT LIB masih menyusun formula lebih dahulu supaya penonton bisa masuk ke stadion. Sebab, harus tetap disesuaikan dengan situasi dan kondisi pandemi di Tanah Air.

"Nggak boleh sembarangan karena ini urusan prokes dengan aplikasi PeduliLindungi, tiketnya harus online, vaksinnya harus dua kali, masuknya harus antigen, dan sesuai Permendagri yang baru," terang Akhmad Hadian.

"Jumlahnya juga (penonton), kan tergantung kondisi stadion dan infrastruktur yang memadai atau standar FIFA. Jadi harus ada nomor kursi, jangan sampai tidak jelas," ia menambahkan.

"Belum selesai sih rancangannya, lalu juga aplikasi pendukungnya apa saja sedang dibahas. Orang tuh masuk (stadion) harus buka berbagai aplikasi. Ada PeduliLindungi, ada tiket online, ada nomor duduknya di mana."

Lebih lanjut, Akhmad Hadian mengaku sudah ada pembicaraan dengan pemerintah soal kehadiran penonton di stadion. Namun, memang masih harus disiapkan beberapa hal mengingat situasi pandemi.

"Sebelumnya sudah beberapa kali komunikasi. PSSI dan LIB juga komunikasi dengan Kemenko soal penonton ini," pungkasnya.

Komentar