alexametrics

Dihujani Sanksi, AHHA PS Pati FC Pastikan Bakal Banding

Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha
Dihujani Sanksi, AHHA PS Pati FC Pastikan Bakal Banding
Gelandang AHHA PS Pati, Yuda Riski Irawan merayakan gol ke gawang Persijap Jepara dalam lanjutan Liga 2 Grup C di Stadion Manahan, Solo, Senin (11/10/2021). [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]

Salah satunya bek Heri Setiawan dijatuhi larangan bermain selama enam bulan dan denda Rp 50 juta.

Suara.com - Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhi AHHA PS Pati FC atau PSG Pati banyak sanksi. Menanggapi hal tersebut, klub milik Youtuber Atta Halilintar itu bakal mengajukan banding.

Sanksi untuk AHHA PS Pati FC dari Komdis PSSI beraneka ragam, dari mulai denda puluhan juta hingga larangan tampil untuk tiga pemain.

Hukuman pertama yang dijatuhi Komdis kepada AHHA PS Pati karena terlambat melakukan kick-off ketika melawan PSCS Cilacap pada 4 Oktober lalu. Alhasil, mereka kena denda Rp 30 juta.

Berikutnya bek AHHA PS Pati FC, Heri Setiawan dijatuhi larangan bermain selama enam bulan dan denda Rp 50 juta. Ia dianggap memukul tangan wasit saat pertandingan melawan Persijap pada 11 Oktober lalu.

Baca Juga: Urutan Klub BRI Liga 1 yang Dapat Denda Paling Banyak dari Komdis PSSI

Selain Heri, bek AHHA PS Pati lainnya, Nurhidayat Haji Haris juga dijatuhi sanksi dilarang tampil dalam tiga pertandingan dan denda Rp 3 juta akibat menyikut salah satu pemain Persijap, Hendri Setiadi.

"Ini tentu bukan kabar yang menyenangkan. Awalnya ada dua pemain yang dijatuhi sanksi yakni Nurhidayat dan Heri Setiawan, kini tambah satu lagi ada Syaiful Indra Cahya," kata COO AHHA PS Pati FC, Divo Sashendra dalam rilis yang diterima Suara.com, Kamis (21/10/2021).

"Kalau untuk sanksi Nurhidayat, kami bisa terima sanksi yang ada. Namun untuk Heri Setiawan, yang disanksi hingga 6 bulan tak boleh beraktivitas di sepakbola dan denda, ini sangat memberatkan."

"Pada insiden itu, dia (Heri) di sana tidak ada niatan untuk memukul, hanya menghalau wasit saja yang akan memberikan kartu, tidak benar-benar sengaja memukul. Ini kan dua hal yang berbeda," terangnya.

Divo heran mengapa bisa sanksi untuk Syaiful Indra Cahya diterima belakangan, Rabu (20/10/21) malam. Eks Arema FC itu dilarang tampil selama empat pertandingan karena dianggap melakukan pelanggaran berbahaya.

Baca Juga: Rans Angels Hadir, Rans Cilegon FC Semakin Termotivasi Arungi Liga 2 2021

Menurut Divo, dari tayangan ulang, Saiful tidak melakukan pelanggaran yang berbahaya sehingga sanksi itu dianggap memberatkan. Oleh sebab itu, pihaknya akan mengajukan banding untuk beberapa kasus yang didapat timnya ini.

"Kami akan ajukan banding untuk sanksi yang dijatuhkan pada Heri Setiawan dan Syaiful Indra Cahya. Ada waktu satu minggu untuk menyiapkan data-data untuk ke meja banding," jelasnya.

"Yang pasti tentunya kami akan berjuang keras mencari keadilan untuk tiga pemain belakang kami, karena ini sangat merugikan tim ini," pungkas Divo.

Komentar