alexametrics

Mau Man United Sukses? Solskjaer Harus Sekejam Jose Mourinho

Arief Apriadi
Mau Man United Sukses? Solskjaer Harus Sekejam Jose Mourinho
Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. [PAUL ELLIS / AFP]

Ole Gunnar Solskjaer harus berani mengambil keputusan untuk mengorbankan beberapa pemain demi kebaikan tim.

Suara.com - Glenn Johnson meminta pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer untuk mencontoh pelatih Jose Mourinho.

Melansir Metro, Rabu (21/10/2021), Glenn Johnson mengatakan Ole Gunnar Solskjaer harus berani mengambil keputusan untuk mengorbankan beberapa pemain demi kebaikan tim.

MU tampil angin-anginan di awal musim ini. Mereka hanya memenangkan tiga dari delapan pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.

Kondisi itu membuat banyak pemain top mereka, termasuk Paul Pogba dan Bruno Fernandes, mendapatkan dikritik karena penampilan buruk mereka akhir-akhir ini.

Baca Juga: Roma Digilas Bodo/Glimt, Jose Mourinho Alami Kekalahan Terbesar dalam Karier

Tekanan juga datang untuk Solskjaer, yang telah dikecam karena tidak membangun identitas selama hampir tiga tahun memimpin klub sejauh ini, sementara juga dituduh terlalu baik untuk membuat keputusan sulit.

Mantan bek kanan Liverpool, Glen Johnson ingin Solskjaer menjadi lebih kejam dan bijak dalam mengambil keputusan jika beberapa kuncinya tampil buruk.

"Tentu saja, saya pikir Anda harus [mulai menjatuhkan pemain besar]," kata Johnson kepada kantor berita PA bersama dengan William Hill.

“Mourinho memiliki keputusan itu ketika kami berada di Chelsea. Tim yang akan ditinggalkannya pada hari Sabtu cukup bagus untuk finis di enam besar."

“Jika Anda ingin menjadi manajer klub top, Anda harus bisa membuat keputusan yang kejam. Dia harus membuat beberapa keputusan besar dan dia harus meninggalkan beberapa nama besar. Mourinho benar-benar tidak peduli," tambahnya.

Baca Juga: Hasil Bola Tadi Malam: AS Roma Dibantai Setengah Lusin Gol, West Ham Tak Terbendung

Menurut Glen Johsnon, karakter Solskjaer tidak menunjukan dirinya sebagai pelatih klub besar lantaran terlalu "baik" terhadap para pemainnya.

Komentar