alexametrics

Prediksi Barcelona vs Real Madrid di Liga Spanyol, 24 Oktober 2021

Arief Apriadi
Prediksi Barcelona vs Real Madrid di Liga Spanyol, 24 Oktober 2021
Aksi Sergino Dest di laga El Clasico antara Barcelona vs Real Madrid. (LLUIS GENE / AFP)

Laga El Clasico perdana musim ini terbilang tak biasa lantaran baik Real Madrid maupun Barcelona tidak sedang memuncaki klasemen Liga Spanyol.

Suara.com - Duel Barcelona vs Real Madrid akan berlangsung dalam laga pekan ke-10 Liga Spanyol, Minggu (24/10/2021). Laga El Clasico perdana itu akan bergulir di Camp Nou pukul 21.15 WIB.

Laga El Clasico perdana musim ini terbilang tak biasa lantaran baik Real Madrid maupun Barcelona tidak sedang memuncaki klasemen, selayaknya musim-musim lalu.

Real Madrid saat ini menduduki peringkat ketiga dengan koleksi 17 poin. Mereka tertinggal tiga poin dari Real Sociedad selaku pemuncak klasemen.

Sementara Barcelona saat ini masih menduduki peringkat ketujuh. Pasukan Ronald Koeman mengoleksi 15 poin dari delapan pertandingan.

Baca Juga: Usai JIS Diresmikan, Bakal Ada Konser BTS hingga Pertandingan Barcelona dan Real Madrid

Merujuk head-to-head, Real Madrid lebih diunggulkan untuk memenangi laga ini. Dalam lima laga terakhir, Los Blancos menang tiga kali, dan cuma sekali kalah.

Tiga kemenangan bahkan diraih Real Madrid secara beruntun sejak 2 Maret 2020 lalu.

Meski berada di atas angin, pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, tak menganggap remeh Barcelona yang tengah membangun kembali skuad pasca ditinggal Lionel Messi dan Antoine Griezmann.

“Ini adalah tim yang bangkit dari banyak masalah, tetapi sedikit demi sedikit, mereka menemukan identitas mereka dan berkembang,” kata Carlo Ancelotti dikutip dari Football-Espana, Sabtu (23/10/2021).

Barca menjadi pembicaraan musim panas setelah kehilangan Lionel Messi di tengah gejolak keuangan, sementara Antoine Griezmann juga pergi di akhir bursa transfer.

Baca Juga: PSG dan Man City Berminat, Langkah Real Madrid untuk Boyong Haaland Makin Berat

Penampilan di lapangan tidak membantu mengangkat suasana ruang ganti di mana pasukan Ronald Koeman memulai awal terburuk mereka di Liga Champions.

Komentar