alexametrics

Penjelasan PSSI Soal Perkembangan Empat Calon Pemain Naturalisasi

Syaiful Rachman | Adie Prasetyo Nugraha
Penjelasan PSSI Soal Perkembangan Empat Calon Pemain Naturalisasi
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Hingga saat ini PSSI masih berupaya memenuhi permintaan Shin Tae-yong untuk menaturalisasi sejumlah pemain berdarah Indonesia.

Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani meminta kepada publik untuk bersabar soal proses naturalisasi empat emain-- Sandy Walsh, Kevin Diks, Jordi Amat, dan Mees Hilgers-- yang saat ini tengah berjalan. Menurut Hasani, proses naturalisasi cukup panjang.

Hasani, yang memang ditugaskan mengurus masalah tersebut, masih berkomunikasi dengan empat pemain tersebut melalui agen. Sejauh ini baru Sandy Walsh, Jordi Amat, dan Mees Hilgers yang memberi respons.

"Kita berkomunikasi terus cuma harus hati-hati karena belajar dari kasus sebelumnya supaya ini tidak gagal. Kita sampai sekarang belum umumkan karena kita proses dulu kalau semua sudah matang nanti baru kita coba beri tahu kepada publik," kata Hasani yang ditemui di Menara BNI, Selasa (30/11/2021).

Sandy Walsh. [@sandywalsh / Instagram]
Sandy Walsh. [@sandywalsh / Instagram]

Dalam hal ini Hasani menekankan bahwa PSSI tidak mau salah langkah. Oleh sebab itu, ia mau menyelesaikan seluruh prosesnya terlebih dulu sebelum mengumumkan ke publik.

Baca Juga: PSSI Apresiasi Dukungan BPJamsostek bagi Kesejahteraan Pesepak Bola

"Jadi proses dokumentasi itu yang hari ini sudah oke itu ada tiga, tapi yang satu belum. Tapi kami mau umumkan kalau semuanya sudah clear," terang Hasani.

"Nanti di terakhir satu tidak mau. Jadi kita bicara tiga orang, tapi sampai sekarang empat pemain itu masih terbuka komunikasinya bersama kita," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, PSSI sedang memproses empat pemain keturunan untuk dinaturalisasi. Empat pemain tersebut merupakan permintaan langsung dari Pelatih Shin Tae-yong.

"Kami di kedirtekan itu banyak data pemain keturunan, ada databasenya, tapi federasi itu tidak punya otoritas untuk memilih, jadi itu kita serahkan kepada pelatih kepala. Jadi pelatih kepala merekomendasikan saya butuh ini, baru kita begerak," ungkap Hasani.

"Sebenarmya ini bukan tugas saya tapi biar ini semua lancar, saya manfaatkan koneksi saya yang ada di sana semuanya," pungkasnya.

Baca Juga: Timnas Indonesia Mungkin Tanpa Pemain Persija di Piala AFF, Ini Jawaban Ferry Paulus

Komentar