- Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menekankan keputusan pemain inti berdasarkan performa, bukan nama besar semata.
- Dony Tri Pamungkas konsisten bermain reguler, tampil 14 kali dan sulit digantikan oleh Shayne Pattynama.
- Kebugaran Shayne Pattynama menjadi kendala karena ia baru pulih dari cedera panjang yang memengaruhi kesiapan bermain.
Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan pernyataan tegas terkait persaingan ketat di sektor bek kiri timnya antara Dony Tri Pamungkas dan Shayne Pattynama.
Juru taktik asal Brasil tersebut mengirimkan pesan keras bahwa dirinya tidak akan mengganti susunan pemain utama hanya berdasarkan nama besar semata.
Keputusan Souza untuk tetap mempercayakan posisi inti kepada Dony Tri Pamungkas dinilai sebagai langkah yang sangat objektif berdasarkan performa di lapangan.
Hingga saat ini, posisi bek muda bernomor punggung 77 tersebut memang terlihat sulit tergantikan dalam skema permainan Macan Kemayoran.
Dony Tri Pamungkas tercatat sudah tampil sebanyak 14 kali dari total 21 pertandingan yang telah dijalani Persija musim ini dengan kontribusi satu gol.
Konsistensi yang ditunjukkan pemain muda tersebut membuat kehadiran pemain naturalisasi sekelas Shayne Pattynama belum mampu menggeser posisinya.
Souza mengakui bahwa kedua pemain memiliki kualitas mumpuni, namun ia menolak melakukan rotasi tanpa dasar yang kuat.
"Shayne Pattynama itu adalah pemain hebat, Dony Tri Pamungkas juga," kata Souza kepada awak media memberikan penilaiannya.
Mantan pelatih Madura United itu menegaskan bahwa ia tidak akan tunduk pada tekanan eksternal yang ingin segera melihat aksi pemain baru.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Persija Jakarta vs PSM Makassar Bertanding JIS Malam Ini
"Dan tidak ada alasan kenapa saya harus mencadangkan Dony Tri Pamungkas demi memuaskan keinginan kalian melihat pemain baru di lapangan,” jelasnya.
Faktor kebugaran fisik juga menjadi pertimbangan utama mengapa Shayne masih harus bersabar di bangku cadangan.
Pemain yang baru didatangkan tersebut diketahui bergabung dengan Persija tidak dalam kondisi puncak setelah mengalami cedera cukup lama.
Riwayat cedera yang memaksanya absen sekitar tiga bulan membuat Shayne masih membutuhkan waktu untuk mencapai level kebugaran pertandingan yang ideal.
Di sisi lain, Dony Tri Pamungkas terus menunjukkan grafik permainan yang menanjak dan vital bagi pertahanan tim ibu kota.
Status Dony sebagai pemain langganan Timnas Indonesia U-23 semakin memperkuat argumen Souza untuk terus memainkannya.
"Dony Tri Pamungkas mungkin adalah salah satu pemain paling reguler di tim saya," pungkas pelatih berkepala plontos tersebut.