alexametrics

Xavi: Level Barcelona Sekarang Liga Europa, Harus Diterima!

Rully Fauzi
Xavi: Level Barcelona Sekarang Liga Europa, Harus Diterima!
Ekspresi pelatih Barcelona, Xavi pada laga Liga Champions kontra Bayern Munich di Allianz Arena, Jerman, Kamis (9/12/2021) dini hari WIB. [Christof STACHE / AFP]

Barca dipastikan gagal melaju ke 16 besar Liga Champions dan harus rela turun kasta ke Liga Europa.

Suara.com - Barcelona harus menerima kenyataan pahit gagal lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2021/2022 dan turun kasta ke Liga Europa. Sang pelatih, Xavi pun mengatakan bahwa level Barca saat ini memang Liga Europa dan menyerukan anak-anak asuhnya tetap harus maksimal di kompetisi kasta kedua Eropa tersebut. 

Untuk pertama kalinya sejak kampanye 2000/2001, Barcelona tersingkir dari fase grup Liga Champions. Ini juga jadi pertama kalinya Barca akan main di kompetisi kasta kedua Eropa setelah musim 2003/2004 (saat itu kompetisi Liga Europa masih berlabel Piala UEFA).

Kepastian ini sendiri didapat usai Barcelona lagi-lagi dipermalukan Bayern Munich, kali ini dengan skor 0-3 di Jerman pada laga matchday pamungkas Grup E Liga Champions 2021/2022 dini hari tadi.

Barca hanya bisa finis ketiga di Grup E dengan 7 poin, di bawah Benfica (8 poin) serta Bayern (18 poin),

Baca Juga: Duh, Clement Lenglet Terciduk Tertawa Bareng Lewandowski usai Barcelona Terbantai

Meski sangat pahit, namun Xavi menerima bahwa ini adalah kenyataan baru dan mendesak klubnya untuk "mulai lagi dari nol". Xavi sendiri mengakui musim ini adalah musim tersulit Barca dalam sejarah klub.

"Harus diakui, kami harus jentelmen, bahwa mereka (Bayern) lebih baik dari kami," ucap Xavi seperti dilansir football-espana, Kamis (9/12/2021).

"Inilah kenyataan yang sekarang dihadapi kami. Ya, inilah kenyataannya. Kami berada di Liga Europa, level kami sekarang di Liga Europa. Era baru dimulai hari ini," sambung mantan gelandang andalan sekaligus kapten Barca itu. 

"Barcelona tidak layak terjun ke Liga Europa, klub ini terlalu besar. Tempat kami sebenarnya adalah Liga Champions. Tapi, kami harus berlapang dada dan menerimanya. Kami mulai lagi dari nol."

"Kami harus tampil maksimal di Liga Europa. Kami harus terjun ke kompetisi itu dengan mindset harus memenangkannya," celoteh entrenador berusia 41 tahun itu.

Baca Juga: Hasil Bola Tadi Malam, Liga Champions: Barcelona Tersingkir, MU vs Young Boys 1-1

Adapun catatan dua gol mereka setelah enam pertandingan di babak penyisihan grup adalah rekor terendah Barca di Liga Champions.

Di sisi lain, Barcelona total kebobolan sembilan gol dari enam pertandingan Grup E Liga Champions musim ini. Hanya pada edisi 1997/1998 gawang mereka kebobolan lebih banyak.

Komentar