facebook

Jika Italia Gagal Tampil di Piala Dunia 2022, Giorgio Chiellini Mungkin Pensiun

Syaiful Rachman
Jika Italia Gagal Tampil di Piala Dunia 2022, Giorgio Chiellini Mungkin Pensiun
Kapten Timnas Italia, Giorgio Chiellini memegang trofi usai timnya juara Euro 2020. [JOHN SIBLEY / POOL / AFP]

Kontrak Giorgio Chiellini di Juventus akan berakhir pada 2023.

Suara.com - Bek senior Juventus, Giorgio Chiellini dikabarkan bisa saja pensiun sebelum kontraknya bersama Bianconeri berakhir pada 2023 mendatang jika gagal tampil di Piala Dunia 2022 bersama tim nasional Italia.

Dikutip dari football-italia, Jumat (17/12/2021), Giorgio Chiellini masih memiliki hasrat untuk tampil di Piala Dunia 2022, namun hal itu terancam seiring kegagalan Italia lolos dari babak kualifikasi dengan duduk sebagai runner-up grup dan harus menjalani babak play-off terlebih dulu.

Timnas Italia harus menghadapi Makedonia Utara pada semifinal play-off dan akan bertemu dengan Turki atau Portugal di partai final, keberhasilan Gli Azzuri akan mempengaruhi keputusan Giorgio Chiellini soal masa depan kariernya.

Bek kawakan sekaligus kapten Juventus, Giorgio Chiellini. [Marco BERTORELLO / AFP]
Bek kawakan sekaligus kapten Juventus, Giorgio Chiellini. [Marco BERTORELLO / AFP]

Keberhasilan timnas Italia di babak play-off kualifikasi Piala Dunia 2022 pada Maret mendatang, akan memberikan dampak besar kepada keputusan Giorgio Chiellini untuk bermain satu musim lagi atau tidak.

Baca Juga: Shin Tae-yong Akui Pemain Timnas Indonesia Kelelahan, Tapi Siap Libas Malaysia

Diketahui, Giorgio Chiellini baru saja menandatangani kontrak baru di Juventus pada musim panas lalu dengan durasi dua tahun setelah dirinya berhasil membawa Italia keluar sebagai juara Euro 2020.

Pemain berusia 37 tahun itu tercatat sudah bermain sebanyak 546 pertandingan untuk Juventus dan mengemas 36 gol serta 24 assist di semua kompetisi.

Di timnas Italia, Giorgio Chiellini telah mencatatkan 114 penampilan dan mencetak 8 gol sejak pertama kali melakukan debut bersama Gli Azzuri pada 17 November 2004.

Komentar