facebook

Fakta Menarik Piala AFF U-19: Pernah Undang Negara Non-ASEAN hingga Australia dan Thailand Juara Terbanyak

Arief Apriadi
Fakta Menarik Piala AFF U-19: Pernah Undang Negara Non-ASEAN hingga Australia dan Thailand Juara Terbanyak
Logo Piala AFF U-19 2022. [thephrase.id]

Piala AFF U-19 telah bergulir sejak 2003 silam, di mana sejuah ini, timnas Indonesia baru sekali merengkuh gelar juara pada 2013 lalu.

Suara.com - Dalam hitungan hari Piala AFF U-19 2022 akan segera bergulir di Indonesia, tepatnya di Jakarta dan Bekasi pada 2-15 Juli mendatang. Indonesia selaku tuan rumah akan memainkan laga pertama kontra Vietnam pada Sabtu (2/7/2022).

Timnas Indonesia U-19 tergabung dalam Grup A yang bisa dianggap sebagai "grup neraka" karena diisi tim-tim kuat seperti Vietnam dan Thailand. Sementara tiga lainnya adalah Myanmar, Brunei dan Filipina.

Jelang menyaksikan kiprah Garuda Nusantara di Piala AFF U-19 2022, ada baiknya menyimak fakta menarik dari ajang kelompok umur yang mulai digelar sejak 2002 tersebut.

1. Raja ASEAN

Baca Juga: Daftar Juara Piala AFF U-19, Indonesia Baru Sekali Raih Trofi

Sama seperti kualitasnya dengan timnas senior, Thailand merupakan raja Piala AFF U-19 dengan torehan lima gelar juara.

Namun, tahta itu tak dipegang sendiri oleh Thailand. Tim Gajah Perang harus berbagi tempat dengan Australia yang sejauh ini juga sudah mengamankan lima gelar juara.

Sejak bergabung dengan AFC pada 2006 dan AFF pada 2013, tim muda Australia memang cukup dominan di ajang ini. Bahkan, di edisi terakhir pada 2019 silam, Australia keluar sebagai pemenang usai mengalahkan Malaysia di final.

2. Tim Undangan

Turnamen Piala AFF U-19 juga pernah dimeriahkan beberapa negara dari luar ASEAN. Hal itu di mulai dari tahun 2012 saat Iran dan Uzbekistan diundang untuk bermain.

Baca Juga: Shin Tae-yong Pulangkan Tiga Pemain Keturunan Timnas Indonesia U-19, Apa Alasannya?

Kemudian, dua negara Asia Timur yakni China dan Jepang juga sempat tampil di ajang ini, tepatnya pada edisi 2014.

Tim Negeri Samurai Biru bahkan sukses memetik gelar juara di tahun itu usai mengalahkan Vietnam di final dengan skor tipis 1-0.

Kontributor: Eko Isdiyanto

Komentar