Torehan 59 gol dengan satu gelar Premier League dan dua Piala FA sudah cukup membuktikan kesuksesan pemain asal Prancis itu.
Kasper Schmeichel
Karier Kasper bersama Manchester City hanya seumur jagung dan cuma mencatat 8 penampilan setelah lebih banyak dipinjamkan ke klub lain.
Hingga akhirnya Kasper memilih pergi bergabung dengan Notts Country dan Leeds United, sebelum berlabuh ke Leicester City.
Keputusannya itu terbukti tepat, satu gelar Liga Inggris dibawanya untuk The Foxes seiring persaingan sengit dengan Manchester City yang sudah disokong dana taipan UEA.
Jerome Boateng
Merapat ke Man City pada 2010 dari Hamburg SV, Jerome Boateng tak seperti ekspektasi setelah tampil mengecewakan di bawah komando Roberto Mancini.
Hanya bermain sebanyak 16 penampilan di Premier League setelahnya pergi ke Bundesliga dan bergabung dengan Bayern Muenchen.
Keputusan Boateng itu tepat, bersama Die Roten pemain berkebangsaan Jerman ini malah panen trofi dan membawa Bayern Muenchen sebagai salah satu tim terbaik di dunia.
James Milner
Posisinya tergerser seiring para pemain muda lebih enerjik yang didatangkan Man City, padahal James Milner bisa dibilang sebagai pemain yang loyal.
Hingga akhirnya kualitas dan loyalitas Milner itu terpantau Liverpool sebelum direkrut pada 2019, setelah itu pemain asal Inggris ini panen trofi bergengsi.
Mulai dari Liga Champions, Piala FA dan Piala Liga serta yang paling fenomenal adalah membawa Liverpool mengakhiri puasa gelar Premier League selama 30 tahun lamanya.
Edin Dzeko
Dzeko adalah salah satu pemain generasi pertama Man City di era Sheikh Mansour, didatangkan pada 2011 dan mengabdi hingga 2016.
Pemain asal Bosnia ini mencetak 72 gol dari 189 pertandingan, meski begitu posisinya tergeser dengan kedatangan Sergio Aguero.
Hingga Dzeko memutuskan pergi, berlabuh ke Liga Italia bergabung dengan AS Roma dan mencatatkan gol terbanyak di Serie A dengan 29 gol.
Kini karier Dzeko semakin menanjak setelah bergabung dengan raksasa Kota Milan, Inter Milan.
Daniel Strurridge
Mantan striker timnas Inggris ini pernah menjadi kekuatan besar Man City selama empat musim, bermain 32 kali dan mencatat 6 gol.
Namun kesuksesan Sturridge terjadi saa ia memutuskan pindah ke Chelsea, satu gelar Premier League dan Liga Champions jadi buktinya.
Sebelum kesuksesannya berlanjut di Liga Inggris bersama Liverpool, meskipun belum mampu membawakan trofi Premier League untuk The Reds.
Penulis: Eko Isdiyanto