Sosok Kurniawan Dwi Yulianto, Legenda Sepak Bola Gabung TGIPF Usut Tragedi Kanjuruhan

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 04 Oktober 2022 | 17:36 WIB
Sosok Kurniawan Dwi Yulianto, Legenda Sepak Bola Gabung TGIPF Usut Tragedi Kanjuruhan
Kurniawan Dwi Yulianto Resmi Jadi Asisten Pelatih FC Como (@kurniawanqana)

Pemerintah telah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan. Hal tersebut menyusul adanya tragedi yang memilukan di dunia persepakbolaan, yaitu tewasnya ratusan korban setelah permainan Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan pada hari Sabtu (1/10/2022).

Tragedi Kanjuruhan pecah setelah Arema FC kalah 2-3 melawan Persebaya Surabaya dalam Liga 1 di Stadion Kanjuruhan.

Para suporter berdesak-desakan setelah polisi menembakkan gas air mata untuk mengurai kerumunan di lapangan dan tribun. Korban jiwa pun berjatuhan, tidak terkecuali di antaranya perempuan dan anak-anak.

Pemerintah pun mengambil tindakan untuk mengusut tuntas tragedi yang memakan banyak korban jiwa tersebut, dengan membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang diketuai oleh Menko Polhukam, Mahfud Md.

Dalam tim tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali bertugas sebagai wakil ketua, dan mantan Jampidum, Nur Rochmad sebagai sekretaris.

Diketahui, legenda Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto turut masuk ke dalam daftar TGIPF tersebut untuk mengusut tuntas Tragedi Kanjuruhan.

Kurniawan yang kerap dijuluki ‘Si Kurus’ menjadi perwakilan legenda sepak bola Indonesia yang tergabung ke dalam TGIPF. 

Lantas, siapakah Kurniawan Dwi Yulianto tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Profil Kurniawan Dwi Yulianto

baca juga

Kurniawan Dwi Yulianto merupakan seorang pesepakbola Indonesia yang memiliki reputasi cukup baik dan kerap dijuluki sebagai salah satu yang terbaik yang dimiliki oleh Indonesia.

Diketahui, Kurniawan Dwi Yulianto lahir di Magelang pada tanggal 13 Juli 1976. Posisi Kurniawan Dwi Yulianto dalam sepak bola biasanya bertugas sebagai striker.

Kurniawan Dwi Yulianto juga merupakan salah satu dari sedikit pemain asal Indonesia yang pernah bermain di Eropa.

Di awal kariernya, Kurniawan Dwi Yulianto pernah bermain di tim remaja Sampdoria sebelum akhirnya pindah ke FC Luzern di Swiss akibat memiliki masalah dengan PSSI.

Selain akrab dijuluki ‘Si Kurus’ karena postur tubuhnya yang kecil, pria tersebut juga akrab dengan sebutan Ade.

Saat kembali ke Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto bermain di Liga Indonesia dengan beberapa tim seperti PSM Makassar, PSPS Pekanbaru, PS Pelita Bakrie, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Persitara Jakarta Utara, Persela Lamongan, hingga PSMS Medan.

Pada tahun 2005 sampai tahun 2006, Kurniawan memperkuat Sarawak FC di Malaysia, tetapi ia dianggap gagal karena jarang mencetak gol dan diputus kontrak oleh tim tersebut.

Sebagai informasi, pada tahun 1990-an, karier Kurniawan sempat merosot akibat mengonsumsi narkoba. Namun, ia kembali bangkit, dan kembali mengembalikan kariernya di dunia sepak bola.

Kariernya mulai melonjak, ia menjadi pemain timnas sepak bola Indonesia dan menjadi pencetak gol terbanyak kedua dalam timnas setelah Bambang Pamungkas pada masanya

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar 2 Saksi untuk Arema FC, Plus Hukuman Berat ke Ketua Panpel dan Security Officer karena Tragedi Kanjuruhan

Daftar 2 Saksi untuk Arema FC, Plus Hukuman Berat ke Ketua Panpel dan Security Officer karena Tragedi Kanjuruhan

Bola | Selasa, 04 Oktober 2022 | 17:31 WIB

Bantah Data Suporter Arema, Polisi Pastikan Korban Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan Hanya 125 Orang

Bantah Data Suporter Arema, Polisi Pastikan Korban Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan Hanya 125 Orang

Sumut | Selasa, 04 Oktober 2022 | 17:28 WIB

Terungkap Polisi Lepaskan Gas Air Mata Sengaja atau Tidak? Kompolnas Bilang Ada yang Perlu Ditata

Terungkap Polisi Lepaskan Gas Air Mata Sengaja atau Tidak? Kompolnas Bilang Ada yang Perlu Ditata

Cianjur | Selasa, 04 Oktober 2022 | 17:26 WIB

DPR Ungkit Kasus Sambo soal Ramai Desakan Copot Kapolda Jatim Atas Tragedi Kanjuruhan, Nasib Nico Afinta Tergantung Ini

DPR Ungkit Kasus Sambo soal Ramai Desakan Copot Kapolda Jatim Atas Tragedi Kanjuruhan, Nasib Nico Afinta Tergantung Ini

News | Selasa, 04 Oktober 2022 | 17:26 WIB

Arema FC Dijatuhi PSSI 2 Sanksi Usai Tragedi Kanjuruhan, Vonis Seumur Hidup untuk Ketua Panpel dan Petugas Keamanan

Arema FC Dijatuhi PSSI 2 Sanksi Usai Tragedi Kanjuruhan, Vonis Seumur Hidup untuk Ketua Panpel dan Petugas Keamanan

Jogja | Selasa, 04 Oktober 2022 | 17:25 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×