Pengamat Minta Publik Tunggu Hasil Investigasi Tragedi Kanjuruhan

Syaiful Rachman Suara.Com
Selasa, 04 Oktober 2022 | 19:02 WIB
Pengamat Minta Publik Tunggu Hasil Investigasi Tragedi Kanjuruhan
Suporter Arema FC (Aremania) berdoa di Patung Singa Stadion Kanjuruhan, Malang, jawa Timur, Minggu (2/10/2022). [ANTARA FOTO/Zabur Karuru/foc]

Suara.com - Pengamat sepak bola Mohamad Kusnaeni berharap publik menunggu dan memberi waktu kepada Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) mengungkap kebenaran terkait tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Tragedi memilukan terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) lalu, menewaskan setidaknya 125 orang.

"Sebaiknya kita tunggu hasil investigasi dari Tim Pencari Fakta yang baru saja dibentuk. Biarkan mereka bekerja untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi," kata Kusnaeni dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Selasa (4/10/2022).

Seorang suporter Arema FC (Aremania) membawa bunga di depan Stadion Kanjuruhan, Malang, jawa Timur, Minggu (2/10/2022). [ANTARA FOTO/Zabur Karuru/foc]
Seorang suporter Arema FC (Aremania) membawa bunga di depan Stadion Kanjuruhan, Malang, jawa Timur, Minggu (2/10/2022). [ANTARA FOTO/Zabur Karuru/foc]

Menurut dia, tragedi Kanjuruhan menjadi momentum persatuan dan kebangkitan dalam rangka memperbaiki tata kelola kompetisi sepak bola di Tanah Air.

Ia meminta publik tidak tergesa-gesa membuat penilaian, apalagi membebankan kesalahan kepada pihak tertentu yang tidak terkait langsung dengan pertandingan.

"Publik tidak perlu tergesa-gesa membuat penilaian, apalagi membebankan kesalahan pada pihak tertentu yang tidak terkait langsung dengan pertandingan," ujarnya.

Yang jelas, lanjutnya, setiap kegiatan tentu ada penanggung jawabnya, termasuk pertandingan sepak bola yang pastinya ada panitia pelaksana (Panpel) yang dibentuk oleh masing-masing klub tuan rumah.

"Panpel inilah yang mengurus semuanya di lapangan. Termasuk mengurus perizinan, penjualan tiket, dan sebagainya. Nah, kita tunggu bagaimana nanti Tim Pencari Fakta mengungkapkan itu," katanya.

"Apakah Panpel sudah melaksanakan rekomendasi atau izin yang diberikan terkait pertandingan? Misalnya, soal jumlah tiket yang dijual, personil keamanan, dan seterusnya," katanya.

Baca Juga: Mengenal Nugroho Setiawan, Satu-satunya Orang Indonesia Berlisensi FIFA Security Officer yang Kabarnya Dipecat PSSI

Namun, Kusnaeni mengingatkan bahwa panpel hanya sebagian kecil dari mata rantai kompetisi sehingga juga perlu ditelusuri bagaimana peran pihak-pihak lain yang juga terkait pertandingan itu, misalnya perangkat pertandingan, petugas keamanan, hingga operator kompetisi.

Pria kelahiran Cirebon itu menyebutkan dalam sebuah pertandingan baik pertandingan sepakbola dan lainnya banyak pihak-pihak yang terkait yang kemudian memiliki tugas dan fungsinya masing-masing.

"Banyak sekali yang terlibat dan terkait dalam pelaksanaan pertandingan. Masing-masing memiliki tugas dan fungsi. Saya kira itulah nanti yang akan diungkap oleh Tim Pencari Fakta. Biarkan mereka melakukan tugasnya dengan leluasa tanpa tekanan," katanya seperti dimuat Antara.

Kusnaeni kembali meminta kepada publik juga melakukan instrospeksi agar tak terlalu mudah menyalahkan pihak-pihak tertentu.

"Saya kira pikir yang terbaik saat ini adalah menunggu sambil introspeksi ke dalam. Jangan-jangan sikap terlalu gampang menyalahkan itu, ikut andil menciptakan situasi tidak kondusif dalam persepakbolaan Indonesia," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI