Perbandingan Kick Off Liga 1 dengan Negara Lain di ASEAN, Indonesia Gelar Laga Paling Malam

Syaiful Rachman

Senin, 10 Oktober 2022 | 17:05 WIB
Perbandingan Kick Off Liga 1 dengan Negara Lain di ASEAN, Indonesia Gelar Laga Paling Malam
Pesepak bola Persija Jakarta Riko Simanjuntak (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Barito Putera M Luthfi Kamal B (kanan) saat pertandingan BRI Liga 1 di Stadion Demang Lehman Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (11/9/2022). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc]

Suara.com - Berikut perbandingan Kick Off Liga 1 dengan liga-liga di negara Asia Tenggara lainnya, di mana kompetisi teratas Indonesia ini ternyata punya jam sepak mula paling malam ketimbang negara lainnya.

Belakangan ini, jagad sepak bola Indonesia diselimuti awan duka menyusul terjadinya tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang.

Tragedi tersebut terjadi usai laga Liga 1 2022/2023 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022).

Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.
Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.

Usai laga Derby Jatim itu, terjadi kerusuhan yang disebabkan masuknya suporter ke lapangan. Hal ini membuat pihak keamanan melepaskan tembakan gas air mata.

Tak disangka tembakan gas air mata yang dilepaskan ke arah tribun membuat penonton berdesakan untuk keluar dari stadion, sehingga terjadilah tragedi tersebut.

Akibat tragedi ini, ratusan penonton yang hadir dinyatakan tewas. Menurut laporan resmi yang beredar, total ada 127 orang yang meninggal dunia.

Usai tragedi ini, banyak yang menyesalkan penyebab kejadian nahas itu terjadi, salah satunya mengenai jam digelarnya pertandingan.

Pertandingan Arema FC vs Persebaya ini dinilai digelar terlalu larut malam, yakni pada pukul 20.30 WIB dan baru berakhir sekitar pukul 22.30 WIB.

Jam kick off yang terlalu malam ini pun disebut-sebut menjadi penyebab terjadinya tragedi nahas tersebut. Apalagi beredar isu sebelumnya pihak Panpel dan keamanan telah meminta pertandingan digelar sore hari.

baca juga

Karenanya, belakangan ini muncul desakan agar operator Liga 1, PT LIB, mulai merevisi jam kick off pertandingan Liga 1 yang terlalu malam, apalagi untuk pertandingan dalam kategori high risk.

Terlepas dari hal tersebut, kira-kira bagaimana perbandingan jam kick off Liga 1 Indonesia bila dibandingkan dengan negara Asia Tenggara lainnya?

Indonesia Terlalu Malam Menggelar Pertandingan

Sejak Liga 1 musim 2022/2023, pertandingan biasanya digelar sejak sore hari dimulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 20.30 WIB.

Sehingga, jika tim bermain di waktu Indonesia tengah atau WITA, maka tim yang bertanding pun harus rela bermain pada pukul 21.30 WITA agar kick off sesuai batas waktu Indonesia barat (WIB).

Nyatanya, batas waktu terakhir kick off Liga 1 yang ada pada pukul 20.30 WIB atau 21.30 WITA ini ternyata terlalu malam bila dibandingkan liga-liga di negara Asia Tenggara lainnya.

Ambil contoh adalah Liga Thailand atau Thai League. Rata-rata, kompetisi tertinggi Thailand itu memainkan pertandingan selambat-lambatnya pada pukul 19.30 waktu setempat.

Lalu Liga Vietnam juga rata-rata memainkan laga selambat-lambatnya pada pukul 19.15 waktu setempat. Pun dengan Singapura yang memainkan laga selambat-lambatnya di jam 19.45 waktu setempat.

Selain tiga negara tersebut, ada pula Filipina yang memainkan laga selambat-lambatnya pada pukul 20.00 waktu setempat. Liga Malaysia sendiri paling lambat memainkan laga pukul 21.00 waktu setempat.

Hanya Indonesia saja dengan kompetisi Liga 1 yang memainkan pertandingan di atas pukul 20.30 WIB atau 21.30 WITA yang masuk dalam jam-jam Prime Time.

Karena laga digelar terlalu malam ini, FIFA pun mengeluarkan rekomendasi agar laga tak boleh digelar di malam hari dan selambat-lambatnya digelar pada pukul 5 sore.

Hal ini direkomendasikan oleh FIFA agar mengurangi resiko munculnya tindakan kekerasan di tempat lain akibat laga terlalu malam.

Dari pihak suporter sendiri, laga terlalu malam pun akan membuat beberapa suporter kesulitan mendapat akses transportasi untuk pulang.

Hal ini berlaku pada beberapa suporter, seperti PSM Makassar yang bermain di Pare-pare, Persija Jakarta yang musafir ke Bogor dan sederet suporter dari tim lainnya.

[Penulis: Felix Indra Jaya]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:05 WIB

MPV Listrik Maxus Mifa 7 Melantai di GIIAS 2026 Tawarkan Jarak Tempuh 570 Kilometer

MPV Listrik Maxus Mifa 7 Melantai di GIIAS 2026 Tawarkan Jarak Tempuh 570 Kilometer

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:23 WIB

Solusi Radikal: Saatnya ASEAN Terbitkan "Blue Bonds" Demi Selamatkan Pesisir

Solusi Radikal: Saatnya ASEAN Terbitkan "Blue Bonds" Demi Selamatkan Pesisir

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Terkini

Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan

Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:49 WIB

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

×