Bung Towel: FIFA Masih Menimbang-nimbang Kasih Izin PSSI Gelar KLB

Rully Fauzi Suara.Com
Rabu, 09 November 2022 | 19:44 WIB
Bung Towel: FIFA Masih Menimbang-nimbang Kasih Izin PSSI Gelar KLB
Logo FIFA. [OZAN KOSE / AFP]

Suara.com - Pandit sepak bola Indonesia, Tommy Welly ikut mengomentari terkait belum adanya balasan surat yang dikirimkan PSSI kepada induk sepak bola dunia, FIFA, untuk diberikan izin menyelenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB).

Menurut pria yang akrab disapa Bung Towel ini, FIFA sedang menimbang-nimbang respons dan keputusan apa yang akan diberikan untuk PSSI.

“Kalau dari sudut pandang saya, FIFA sangat berhati-hati dan tidak mau gegabah. Jadi sepertinya FIFA sedang menimbang-nimbang respons dan keputusan apa yang akan diberikan untuk PSSI," kata Towel dalam rilis yang diterima Suara.com, Rabu (9/11/2022).

"Saya menduga ada kebingungan juga di FIFA terkait permintaan KLB PSSI ini. Karena dengan titik tolak awal Tragedi Kanjuruhan, FIFA sebenarnya sudah langsung merespons dengan turun tangan membantu PSSI dan Indonesia lewat solusi transformasi," sambungnya.

"Konkretnya dengan membentuk tim transformasi yang terdiri dari PSSI, Pemerintah dan FIFA."

"Nah, ketika PSSI tiba-tiba mendorong terjadinya KLB yang dipercepat, wajar jika FIFA bertanya-tanya atau meraba-raba, ada apa ini? Mengapa dari solusi transformasi kemudian bergeser menjadi isu suksesi," kata Tommy.

Logo PSSI (Adie Prasetyo Nugraha/Suara.com).
Logo PSSI. (Adie Prasetyo Nugraha/Suara.com)

Menurut pria yang pernah bekerja sebagai General Manager Football Development PSSI tersebut, tertundanya balasan surat dari PSSI ke FIFA bisa dipahami karena dalam surat permohonan KLB yang dipercepat dari PSSI, tidak dicantumkan alasan mengapa atau karena alasan apa sehingga KLB harus dipercepat.

"Karena itulah, saya melihat FIFA tidak bisa merespons dengan cepat seperti biasanya."

Towel menduga bahwa saat ini FIFA memiliki pertimbangan bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang akan bergulir pada Mei 2023 mendatang, sehingga waktunya sangat singkat dengan KLB yang bisa terjadi pada bulan Maret yang tentu akan sangat berdekatan dengan persiapan Piala Dunia U-20.

Baca Juga: Fakta Elkan Baggott, Pemain Indonesia Pertama yang Main di Piala Liga Inggris dan Piala FA

"Faktor ini pula yg membuat FIFA harus menimbang-nimbang permintaan KLB dari PSSI itu dengan seksama," ujar pria lulusan Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjadjaran tersebut.

Selain itu, Towel menduga penundaan balasan surat juga karena adanya persiapan kegiatan internal FIFA, yakni pemilihan Exco FIFA yang akan berlangsung pada 16 Maret 2023 mendatang.

"Jadi, faktor-faktor inilah yang menurut saya menjadi alasan atau pertimbangan mengapa FIFA lamban merespons surat permohonan KLB dari PSSI," kata Towel.

"Jadi secara keseluruhan dan gambaran serta rentetan peristiwa yang terjadi di sepak bola Indonesia belakangan ini, saya melihat bahwa ini semua merupakan keputusan politik dan bukan keputusan sepak bola," pungkas Tommy Welly.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI