Xherdan Shaqiri Minta Maaf Swiss Tersingkir di Piala Dunia 2022, Babak Belur Dihajar Portugal 6-1

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 07 Desember 2022 | 07:48 WIB
Xherdan Shaqiri Minta Maaf Swiss Tersingkir di Piala Dunia 2022, Babak Belur Dihajar Portugal 6-1
Pemain Lyon Xherdan Shaqiri (tengah) dikawal dua pemain Marseille Matteo Guendouzi (kiri) dan Duje Caleta-Car (kanan) dalam pertandingan Ligue 1 pada 2 Februari 2022. ANTARA/AFP/OLIVIER CHASSIGNOLE.

Suara.com - Gelandang Swiss Xherdan Shaqiri meminta maaf Timnas Swiss tersingkir di Piala Dunia 2022 setelah mencapat peringkat babak perdelapan besar setelah dihajar Portugal 6-1. Xherdan Shaqiri minta maaf ke para penggemar sepak bola Swiss.

Portugal vs Swiss bertanding kemarin malam di Stadion Lusail, Qatar.

Goncalo Ramos mencetak hat-trick, dengan Pepe, Raphael Guerreiro dan Rafael Leao juga mencetak gol.

Namun ini merupakan kali pertama Swiss melaju ke perempat final Piala Dunia pertama mereka sejak 2006. Swiss belum pernah mencapai delapan besar di Piala Dunia sejak 1954.

"Hari ini kami harus meminta maaf kepada semua fans Swiss atas nama tim. Itu bukan wajah asli kami malam ini," kata Shaqiri.

"Kami sangat kecewa. Kami menunjukkan batas kami malam ini. Pelatih memberi kami rencana tetapi itu tidak berhasil bagi kami. Kami sudah kalah di babak pertama dan selalu terlambat selangkah."

Sementara itu Pelatih Swiss Murat Yakin mengatakan Portugal memberikan kejutan.

"Kami harus menerima kekalahan ini dan mengucapkan selamat kepada Portugal. Mereka adalah tim terbaik malam ini. Mereka mengejutkan kami," kata Murat Yakin.

“Kami kalah dalam pertandingan hari ini, tetapi itu tidak berarti kami harus terlalu pesimis dan mengkritik segalanya. Tim telah menunjukkan semangat tim yang hebat."

baca juga

"Tapi kekalahan ini menyakitkan. Skor dan kekalahan itu membuat saya sedih."

Kiper Swiss Yann Sommer juga berkomentar jika mental mereka tidak cukup kuat selama pertandingan.

"Kami tidak menunjukkan mentalitas yang biasanya kami bawa ke lapangan," tambahnya.

"Ini malam yang sangat pahit. Kami memberi Portugal terlalu banyak ruang. Saya juga tidak tampil bagus dalam beberapa situasi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Goncalo Ramos "Kesurupan" Hajar Swiss: Ronaldo Tetap Pemimpin Kami dan Selalu Berusaha Membantu

Goncalo Ramos "Kesurupan" Hajar Swiss: Ronaldo Tetap Pemimpin Kami dan Selalu Berusaha Membantu

Bola | Rabu, 07 Desember 2022 | 07:36 WIB

Dibungkam Maroko, Spanyol Diminta Belajar ke Timnas Indonesia, Garuda Pernah Menang 1-0

Dibungkam Maroko, Spanyol Diminta Belajar ke Timnas Indonesia, Garuda Pernah Menang 1-0

Bola | Rabu, 07 Desember 2022 | 07:29 WIB

Daftar Lengkap 8 Tim yang Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2022

Daftar Lengkap 8 Tim yang Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2022

Bola | Rabu, 07 Desember 2022 | 07:22 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×